Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Wartawan senior Hersubeno Arief menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berhasil menggembosi atau memperlemah kekuatan PDI Perjuangan (PDIP) dalam Pemilu 2024.
Meskipun tetap menjadi pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, suara PDIP menurun signifikan. Dari sebelumnya 128 kursi pada 2019, kini hanya memperoleh 110 kursi.
"Sebagai presiden, Jokowi itu sukses menggembosi PDIP. Pada Pemilu Legislatif 2024, Jokowi menggembosi suara PDIP di parlemen. Kendati tetap menjadi pemenang pemilu, namun suaranya menurun sangat signifikan. Dari 128 kursi di 2019 menjadi 110 kursi. Hilang 18 kursi — atau sama dengan jumlah kursi di dua dapil," ungkap Hersu dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Senin (15/6).
Kekalahan telak juga dialami PDIP dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pasangan yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo–Mahfud MD, hanya menempati posisi ketiga dari tiga kontestan.
"Suara terbanyak diperoleh pasangan Prabowo-Gibran yang didukung oleh Joko Widodo. Dan kemudian di peringkat kedua ada Anies-Muhaimin," jelas Hersu.
Baca Juga: Perang Bubat Dimulai: Jokowi vs PDIP Berebut Pemilih yang Sama Menuju 2029
Hal serupa terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng, berhasil diguncang.
"Karena calon kepala daerah yang mereka usung pada Pilkada 2024 yakni Jenderal Andika Perkasa berpasangan dengan Hendi mantan Walikota Semarang — dikalahkan oleh pasangan yang didukung oleh Jokowi yakni pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin," tandas Hersu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya