GICC Selenggarakan Seminar Kebijakan dan Sertifikasi Halal untuk Mendukung Perusahaan Korea Memasuki Pasar Indonesia
Kredit Foto: Istimewa
Green Innovation Cooperation Center (GICC) sukses menyelenggarakan Seminar Kedua GICC 2026 bertajuk "Kebijakan dan Sertifikasi Halal bagi Perusahaan Korea yang Memasuki Pasar Indonesia" di ASEAN-ROK Financial Cooperation Centre, Jakarta, pada Rabu (10/6).
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada perusahaan-perusahaan Korea mengenai perkembangan kerangka regulasi halal dan persyaratan sertifikasi halal di Indonesia, sekaligus mendukung kesiapan mereka untuk memasuki dan memperluas bisnis di pasar Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, pelaku UMKM Korea, startup, serta berbagai pemangku kepentingan bisnis yang ingin memperkuat kehadiran mereka di Indonesia. Para peserta memperoleh wawasan praktis mengenai sistem sertifikasi halal Indonesia, kewajiban regulasi, prosedur sertifikasi, hingga strategi implementasinya.
Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Green Innovation Cooperation Center (GICC), Kim Hee Soon, menyampaikan apresiasi atas tingginya minat perusahaan Korea untuk memahami persyaratan sertifikasi halal di Indonesia. Ia menegaskan kembali komitmen GICC dalam mendukung pelaku usaha Korea melalui berbagai inisiatif berbagi pengetahuan dan program kolaborasi yang memfasilitasi masuknya bisnis serta ekspansi usaha di Indonesia.
Seminar ini juga menghadirkan sambutan dari Daniel Asnur dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia. Dalam paparannya, ia menyoroti nilai strategis sertifikasi halal bagi perusahaan yang ingin menjangkau pasar konsumen Indonesia yang sangat besar.
"Sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan kepercayaan. Sertifikasi halal adalah bahasa yang langsung dipahami oleh lebih dari 230 juta konsumen Muslim di Indonesia," ujar Daniel.
Ia pun mendorong para pelaku usaha untuk memandang sertifikasi halal sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar kewajiban regulasi.
"Mari kita memandang sertifikasi halal bukan sebagai beban, melainkan sebagai strategi bisnis. Di Indonesia, halal bukanlah sebuah batasan, melainkan salah satu peluang pasar terbesar yang masih belum sepenuhnya dimanfaatkan," katanya.
Presentasi utama disampaikan oleh CEO PT Young Seng Consulting sekaligus pengawas halal bersertifikat, Song Young Seok. Dalam sesi tersebut, ia memberikan panduan praktis mengenai kebijakan sertifikasi halal di Indonesia, jalur sertifikasi, persyaratan kepatuhan, serta strategi persiapan bagi perusahaan-perusahaan Korea.
Para peserta juga diperkenalkan pada berbagai perkembangan penting dalam ekosistem halal Indonesia, termasuk regulasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), prosedur sertifikasi, serta implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
Baca Juga: Tersebar di Korea Selatan hingga China, Trump Disebut Setujui Pencairan Aset Iran Rp428 Triliun
Selain itu, seminar turut menghadirkan sesi diskusi khusus bersama Direktur ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre, Lee Young Jick. Ia memperkenalkan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama yang dapat dimanfaatkan perusahaan Korea untuk membangun maupun memperluas operasional bisnis mereka di Indonesia.
"ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre akan terus menyediakan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama untuk mendukung perusahaan Korea yang ingin memasuki dan memperluas bisnis mereka di Indonesia," ujar Lee.
Melalui sesi tersebut, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai mekanisme dukungan dan inisiatif kolaboratif yang tersedia guna membantu perusahaan Korea membangun kehadiran yang stabil serta mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar Indonesia.
Melalui seminar ini, para peserta mendapatkan pengetahuan berharga dan wawasan praktis untuk mempersiapkan diri menghadapi kewajiban sertifikasi halal di Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap peluang bisnis di salah satu pasar konsumen Muslim terbesar di dunia.
GICC tetap berkomitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara Korea dan Indonesia melalui fasilitasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta berbagai inisiatif kolaboratif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kesiapan pasar bagi perusahaan-perusahaan Korea.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: