Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MBMA Kehilangan Satu Direktur, Anthony Kartono Tan Ajukan Pengunduran Diri

MBMA Kehilangan Satu Direktur, Anthony Kartono Tan Ajukan Pengunduran Diri Kredit Foto: Merdeka Battery
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menerima pengunduran diri Anthony Kartono Tan dari jabatannya sebagai anggota Direksi Perseroan. Pengunduran diri tersebut disampaikan kepada manajemen pada 15 Juni 2026 dan akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), MBMA menyatakan telah menerima surat pengunduran diri dari Anthony Kartono Tan sebagai salah satu anggota Direksi Perseroan.

Perseroan menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut belum efektif dan masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui RUPS.

“Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan pengunduran diri anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan dan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham,” tulis manajemen MBMA dalam keterbukaan informasi tertanggal 17 Juni 2026.

Perseroan belum mengungkapkan alasan di balik pengunduran diri tersebut maupun calon pengganti yang akan diusulkan untuk mengisi posisi direksi yang ditinggalkan.

Baca Juga: Siapkan Buyback Rp1,7 Triliun, MBMA Baru Realisasikan Rp237 Miliar

Baca Juga: Direktur Utama CFIN Mendadak Mundur, Ini Alasannya

Keterbukaan informasi ini disampaikan MBMA untuk memenuhi ketentuan Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Regulasi tersebut mewajibkan emiten menympaikan informasi kepada publik dan OJK paling lambat dua hari kerja setelah menerima surat pengunduran diri anggota direksi.

MBMA merupakan emiten yang bergerak dalam rantai pasok industri baterai kendaraan listrik dan pengolahan mineral berbasis nikel. Perusahaan merupakan bagian dari Grup Merdeka yang terintegrasi dengan aktivitas pertambangan, pemrosesan, hingga bahan baku baterai

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri