- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Didukung PDSI, Sumur Baru di Papua Barat Daya Produksi 623 Barel Minyak per Hari
Kredit Foto: PDSI
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat keberhasilan pengeboran sumur minyak baru Salawati (SLW)-F002 milik PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di Papua Barat Daya. Berdasarkan uji produksi awal pada 11 Juni 2026, sumur tersebut mampu menghasilkan 623 barel minyak per hari.
Pengeboran sumur dilakukan menggunakan Rig PDSI#11.2/N80B-M. Seluruh pekerjaan, mulai dari pengeboran hingga pengujian produksi, berhasil diselesaikan dalam waktu 54 hari dengan catatan keselamatan kerja yang baik.
Tambahan produksi dari sumur tersebut diharapkan dapat mendukung pasokan minyak nasional di tengah upaya pemerintah menjaga ketahanan energi.
Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Avep Disasmita, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh tim yang terlibat dalam proyek pengeboran.
"Keberhasilan pengeboran dan uji produksi sumur SLW-F002 menjadi bukti komitmen Pertamina Drilling dalam menghadirkan layanan pemboran yang andal, aman, dan efisien. Kinerja Rig PDSI#11.2 yang mampu menyelesaikan operasi sesuai target dengan standar HSSE yang baik menunjukkan kesiapan kami untuk terus mendukung peningkatan produksi migas nasional serta mewujudkan operational excellence di setiap wilayah operasi," ujar Avep dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga: Pertamina Modernisasi 1.920 SPBU dan Perkuat Pengawasan Kualitas BBM
Baca Juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan 3 Bulan di Selat Hormuz
Menurutnya, keberhasilan proyek tersebut menunjukkan kemampuan rig dan kru pengeboran dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai target, baik dari sisi waktu, keandalan peralatan, maupun penerapan standar keselamatan kerja.
PDSI merupakan perusahaan jasa pengeboran yang mendukung berbagai kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas di Indonesia. Keberhasilan sumur Salawati menjadi salah satu kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: