Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Minta Maaf dan Buka-bukaan Soal Penyebab Terjadinya Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

PLN Minta Maaf dan Buka-bukaan Soal Penyebab Terjadinya Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) akhirnya mengungkap penyebab di balik pemadaman listrik bergilir yang dalam sepekan terakhir terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Gangguan teknis pada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar milik mitra Independent Power Producer (IPP) disebut menjadi pemicu utama terganggunya pasokan listrik di sistem Jawa-Bali.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan dua pembangkit tersebut terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa-Bali akibat kendala operasional sehingga menyebabkan penurunan pasokan daya secara signifikan.

Baca Juga: Pemerintah Cium Kejanggalan di Balik Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

"Kami menghadapi tantangan, ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami," ujar Darmawan, dikutip Senin (22/6).

Akibat berkurangnya pasokan listrik dari dua PLTU tersebut, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah daerah untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh pemadaman bergilir tersebut.

"Sekali lagi, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas adanya gangguan yang mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa," katanya.

PLN bersama pihak pengelola pembangkit kini telah mengerahkan tim teknis ke lokasi guna melakukan investigasi menyeluruh dan mempercepat proses perbaikan. Perseroan menargetkan kedua PLTU dapat segera kembali beroperasi dan memasok listrik secara optimal, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor industri.

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Gregorius Adi Trianto menegaskan bahwa sistem kelistrikan Jawa secara umum masih dalam kondisi terkendali.

Namun, adanya gangguan pada dua unit pembangkit besar membuat kapasitas pasokan listrik berkurang, sehingga diperlukan langkah pengaturan beban secara terbatas di sejumlah wilayah.

"Akibat kendala pada pembangkit tersebut, guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, maka PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah," ujar Gregorius.

Dalam beberapa hari terakhir, pemadaman bergilir dengan durasi bervariasi paling banyak dikeluhkan masyarakat di wilayah Jawa Timur. Sejumlah daerah seperti Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik dilaporkan menjadi wilayah yang paling intens mengalami pemadaman.

Baca Juga: Pemerintah Akhirnya Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

PLN juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat yang terus memberikan dukungan selama proses pemulihan berlangsung. Perseroan memastikan seluruh upaya perbaikan sedang dipercepat agar pasokan listrik di Pulau Jawa dapat kembali normal dan pemadaman bergilir segera dihentikan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar