Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
KABUPATEN BANDUNG BARAT,- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) memperkuat kontribusi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar proyek strategis nasional PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS).
Melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1) bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat dan PLN Enjiniring, PLN menggelar Job Fair Terpadu dan Edukasi Kerja Aman di Aula Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat pencari kerja dengan dunia usaha melalui penyediaan informasi lowongan kerja secara langsung.
Sebanyak 39 perusahaan ikut berpartisipasi, terdiri atas 28 perusahaan yang membuka peluang kerja di dalam negeri serta 11 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang menawarkan kesempatan bekerja di luar negeri melalui jalur resmi yang telah terverifikasi pemerintah.
PLN menghadirkan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya menghasilkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Selama pelaksanaan job fair, para pencari kerja memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung dengan perusahaan mengenai posisi yang tersedia, persyaratan, lokasi penempatan, tahapan seleksi hingga dokumen yang harus dipersiapkan. Sejumlah perusahaan juga membuka layanan penerimaan berkas lamaran, konsultasi karier, wawancara, dan seleksi awal sesuai kebutuhan masing-masing.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat, Yoppi Indrawan Iskandar, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Job Fair Terpadu bertujuan mendekatkan akses informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat.
"Kami ingin masyarakat memperoleh informasi pekerjaan langsung dari perusahaan dan sumber yang resmi. Dengan demikian, para pencari kerja dapat memahami peluang yang tersedia, mempersiapkan persyaratan dengan baik, serta mengikuti proses rekrutmen secara aman dan transparan," ujar Yoppi, Jumat (31/7/2026)
Yoppi juga mengapresiasi dukungan PLN UIP JBT, PLN UPP JBT 1, dan PLN Enjiniring yang memungkinkan kegiatan tersebut terlaksana tanpa menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Bandung Barat.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa PLN terus mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
"PLN meyakini bahwa setiap pembangunan infrastruktur harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan para pelaku usaha, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata dengan membuka akses informasi dan kesempatan kerja yang lebih luas. Harapannya, masyarakat di sekitar proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage dapat meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan tumbuh bersama pembangunan yang sedang berlangsung," jelas Kishartanto.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan BUMN menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Keberhasilan pembangunan bukan hanya ditandai dengan beroperasinya infrastruktur, tetapi juga ketika masyarakat merasakan dampak positifnya. PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar setiap proyek yang kami bangun mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UPP JBT 1, Nugroho Budi Sulaksono, menjelaskan bahwa PLN ingin memastikan pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
"Sebagai bagian dari pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal di masa depan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang. Job Fair ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kami dalam memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dunia usaha," kata Budi.
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi kerja aman, khususnya bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri. Dinas Tenaga Kerja mengingatkan peserta agar mengikuti proses penempatan melalui perusahaan berizin resmi, memahami isi perjanjian kerja, serta menghindari praktik perekrutan ilegal.
Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Pemerintah Kecamatan Rongga, dan Pemerintah Desa Sukaresmi turut mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat sehingga para pencari kerja dapat mempersiapkan dokumen lamaran sebelum mengikuti kegiatan.
Usai pelaksanaan Job Fair, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat akan berkoordinasi dengan seluruh perusahaan peserta untuk memantau perkembangan proses rekrutmen para pelamar. Langkah tersebut bertujuan memastikan kegiatan menghasilkan tindak lanjut yang terukur dan memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja.
Melalui kolaborasi ini, PLN UIP JBT mempertegas komitmennya untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tidak hanya memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: