Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sarwendah Mulai Panik? Ruben Onsu Seret Dugaan Eksploitasi Anak ke KPAI

Sarwendah Mulai Panik? Ruben Onsu Seret Dugaan Eksploitasi Anak ke KPAI Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konflik pasca-perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah terus berlanjut. Terbaru, Ruben mengambil langkah serius dengan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilainya berkaitan langsung dengan hak dan kesejahteraan kedua putrinya, Thalia dan Thania.

Di tengah polemik yang terus bergulir, isu dugaan eksploitasi anak hingga hak ayah untuk bertemu anak menjadi sorotan utama. Ruben melalui tim kuasa hukumnya meminta agar persoalan tersebut mendapat perhatian khusus karena dinilai berpotensi berdampak pada tumbuh kembang anak.

Didampingi kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben mendatangi kantor KPAI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Menurut Minola, ada sejumlah poin penting yang disampaikan kepada lembaga perlindungan anak tersebut.

Salah satu yang paling disorot adalah aktivitas kedua putri Ruben yang disebut ikut terlibat dalam siaran langsung jualan Sarwendah pada malam hari. Pihak Ruben menilai kegiatan tersebut tidak semestinya dilakukan karena anak-anak masih membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk menjalani aktivitas sekolah keesokan harinya.

"Ini yang tidak boleh ketika kita melihat anak-anak itu diajak ikut live di malam hari bukan di jam anak-anak yang harusnya anak-anak istirahat karena besok harus sekolah lagi," kata Minola.

Baca Juga: Ngaku-ngaku CEO, Pacar Sarwendah Keciduk Buntuti Kebersamaan Ruben Onsu dan Anaknya

Selain dugaan eksploitasi anak melalui aktivitas live media sosial, Ruben juga menyoroti belum terlaksananya kesepakatan mengenai waktu kebersamaan dirinya dengan kedua putrinya.

Menurut Minola, terdapat kesepakatan tertulis yang mengatur bahwa Thalia dan Thania seharusnya dapat berkumpul bersama ayahnya selama dua hingga tiga hari dalam satu minggu. Namun hingga kini, hak tersebut disebut belum berjalan sebagaimana mestinya.

"Ada aturan yang memang bersifat tertulis mengatur dan disepakati 2 sampai 3 hari dalam satu minggu anak-anak ini berkumpul bersama dengan ayahnya. Jadi bukan bertemu, jadi berkumpul 2 hari, 3 hari dengan ayahnya. Ini yang tidak terealisasi dengan berbagai macam alasan dan kondisi," ungkap Minola.

Tak berhenti di situ, Ruben juga mengaku memiliki kekhawatiran terkait kondisi psikologis kedua putrinya. Ia menilai ada kemungkinan pengaruh tertentu yang membuat hubungan anak-anak dengan dirinya mengalami perubahan.

Pihak Ruben bahkan menyinggung adanya sindiran atau pernyataan yang dianggap merendahkan sosok ayah di ruang publik. Menurut mereka, hal tersebut dikhawatirkan juga terjadi dalam lingkungan yang tidak terlihat publik.

Baca Juga: 'Saya Bukan Penjahat!' Ruben Onsu Murka Usai Terus Dimata-matai Pacar Sarwendah

"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," ujar Minola.

Saat ini, Thalia dan Thania masih berada dalam pengasuhan Sarwendah. Melalui aduan ke KPAI, Ruben berharap seluruh persoalan yang menyangkut hak anak, pola pengasuhan, hingga dugaan eksploitasi anak dapat ditelaah secara objektif demi kepentingan terbaik kedua putrinya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: