Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemegang Saham RAJA Setujui Dividen Rp274 Miliar dan Stock Split 1:5

Pemegang Saham RAJA Setujui Dividen Rp274 Miliar dan Stock Split 1:5 Kredit Foto: RAJA
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membagikan dividen tunai sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham untuk tahun buku 2025. Dalam rapat umum pemegang saham, emiten energi tersebut juga memperoleh persetujuan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 guna meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Selasa.

Dari total dividen Rp65 per saham, sebesar Rp25 per saham telah dibagikan sebagai dividen interim pada 29 Januari 2026. Sementara sisanya sebesar Rp40 per saham akan dibayarkan sebagai dividen final sesuai jadwal yang akan diumumkan kemudian.

Persetujuan pembagian dividen tersebut ditopang oleh pertumbuhan kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025. RAJA membukukan pendapatan sebesar US$266,7 juta, meningkat 4,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara laba bersih tumbuh 20,3% secara tahunan menjadi US$35 juta.

Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kontribusi bisnis gas, proyek EPC Ubadari, beroperasinya Fasilitas Kompresor Gas Sengkang, serta kontribusi Grup Hafar pada bisnis offshore engineering, procurement, construction and installation (EPCI) dan pelayaran.

Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga memberikan lampu hijau terhadap aksi korporasi stock splitdengan rasio 1:5. Melalui aksi tersebut, nilai nominal saham RAJA akan berubah dari Rp25 menjadi Rp5 per saham.

Dengan pelaksanaan stock split, jumlah saham perseroan akan meningkat dari 4,23 miliar saham menjadi 21,14 miliar saham.

Perseroan menyatakan aksi korporasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas basis investor di pasar modal.

Dalam agenda yang sama, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk masa jabatan hingga penutupan RUPST tahun 2029.

Rapat juga menyetujui pengangkatan Praba Diwangkara Caraka Putra Soma sebagai Direktur baru perseroan. Penambahan anggota direksi dilakukan di tengah upaya perseroan memperkuat organisasi dan regenerasi kepemimpinan.

Selain itu, RUPSLB menyetujui perubahan Anggaran Dasar terkait penyesuaian kewenangan Direksi serta maksud dan tujuan dan kegiatan usaha sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk Djauhar Maulidi mengatakan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025 menjadi dasar perseroan untuk membagikan dividen dan menjalankan stock split.

“Kinerja Perseroan yang terus bertumbuh sepanjang 2025 memberikan landasan yang kuat bagi kami untuk membagikan nilai kepada pemegang saham melalui dividen serta meningkatkan likuiditas saham melalui stock split. Di saat yang sama, kami juga terus mempersiapkan generasi kepemimpinan berikutnya guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang,” ujar Djauhar Maulidi.

Memasuki 2026, perseroan menyatakan tetap melihat peluang pertumbuhan di sektor energi seiring pengembangan berbagai proyek strategis dan portofolio bisnis yang mencakup segmen hulu, midstream, hilir, hingga energi masa depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri