BTN Sebut Dana SAL Rp18 Triliun Sudah Ditarik Purbaya, BRI Masih Tunggu Jadwal
Kredit Foto: Dok. Kemenkeu
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengungkapkan bahwa pemerintah telah menarik dana penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Penarikan tersebut dilakukan secara bertahap mulai Juni 2026.
Direktur Network and Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan dana SAL tahap pertama senilai Rp18 triliun telah ditarik pemerintah pada bulan Juni 2026.
"Mulai bulan ini udah keluar (dana SAL), iya SAL yang pertama," kata Rully saat di temui Warta Ekonomi di Monas, Jakarta, dikutip Rabu (24/6/2026).
Rully menambahkan, proses penarikan akan terus berlanjut secara bertahap pada bulan berikutnya. Rully mengatakan saat ini dana yang tersisa merupakan penyaluran tahap kedua.
"Dibulan depan juga mulai ditarik, (secara) gradual. Jadi sisa yang tahap kedua," ucap Rully.
Meski terjadi penarikan dana pemerintah, Rully memastikan kondisi likuiditas perseroan tetap terkendali. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) dinilai masih berada pada level yang sehat karena pertumbuhan kredit juga dijaga secara bertahap.
"Karena kan kita juga tahu bahwa ya kita harus waspada dengan pertumbuhan ekonomi dan lain-lain," ucap Rully.
Rully menakankan, BTN juga mengarahkan pertumbuhan pembiayaan ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sementara penyaluran kredit bernilai besar dilakukan dengan lebih selektif.
Baca Juga: Respons Purbaya Soal Isu Penarikan Dana SAL Rp300 Triliun di Bank Himbara
Tapi kita drive-nya tuh lebih ke yang tadi, UMKM. Untuk yang kredit yang besar-besar ya kita lebih, lebih ini lah, lebih kita mitigasi lah," jelas Rully.
Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyatakan hingga saat ini dana SAL yang ditempatkan pemerintah di perseroan belum ditarik.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan dana penempatan sebesar Rp55 triliun sebelumnya telah seluruhnya disalurkan ke sektor pembiayaan.
Baca Juga: OJK Minta Penarikan Dana SAL dari Himbara Dilakukan Bertahap demi Jaga Likuiditas Bank
Hery mengatakan, penarikan dana SAL akan dilakukan secara bertahap, namun hingga saat ini pihaknya belum mengetahui jadwal pasti.
"Tapi memang ada rencana pemerintah, Kementerian Keuangan, nanti secara berkala akan kita kembalikan, cuman belum ada jadwal," kata Hery.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pengembalian dana dilakukan pada September mendatang, Hery menegaskan belum ada kepastian.
"Rencananya sih setahun gitu, (September dibalikin?) Belum, belum tahu," tutur Hery.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra