Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamina Internasional EP Kirim 450.000 Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia

Pertamina Internasional EP Kirim 450.000 Barel Minyak dari Aljazair ke Indonesia Kredit Foto: Pertamina Internasional EP
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Internasional EP (PIEP), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi, kembali mengirimkan sekitar 450.000 barel minyak mentah (crude oil) dari Lapangan Menzel Lejmat (MLN) Block 405a di Aljazair ke Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan energi nasional melalui pengelolaan aset migas luar negeri.

Minyak mentah tersebut diangkut menggunakan kapal tanker MT Gamkonora milik PT Pertamina Patra Niaga dan tiba di Kilang Cilacap, Jawa Tengah, pada 24 Juni 2026. Pengiriman ini merupakan implementasi program bring barrel home, yakni pemanfaatan produksi migas dari aset internasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Pengiriman tersebut menempuh perjalanan sekitar satu bulan dari Port Arzew, Aljazair, setelah kapal diberangkatkan pada 14 Mei 2026.

Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, mengatakan pengiriman ini mencerminkan peran Pertamina dalam mengelola aset migas internasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

“Pengiriman ini memperkuat posisi Pertamina sebagai perusahaan migas berkelas internasional yang kompetitif, sekaligus menjalankan mandat untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang unggul dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pengapalan ini menjadi pengiriman kedua PIEP sepanjang 2026. Sebelumnya, pengiriman pertama tiba di Indonesia pada akhir Januari 2026. Perseroan juga telah menjadwalkan pengiriman ketiga yang akan diberangkatkan pada Agustus dan diperkirakan tiba di Indonesia pada September 2026.

Baca Juga: Kapal Pertamina Berhasil Keluar dari Zona Konflik Hormuz, Diplomasi RI Berbuah Hasil

Baca Juga: Anak Buah Purbaya Diangkat jadi Komisaris Pertamina

Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, mengatakan kedatangan minyak mentah dari Aljazair merupakan bagian dari sinergi pengelolaan aset internasional agar hasil produksi migas luar negeri memberikan manfaat langsung bagi Indonesia.

“Sejalan dengan itu, PIEP mengoptimalkan nilai ekonomi dari produksi global melalui pemanfaatan peluang pasar internasional dan pengelolaan portofolio yang bernilai tambah,” kata Dhaneswari.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri