Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sidang Berlangsung, Rocky Gerung Buka-Misteri Orang Kuat di Balik Bebasnya Roy Suryo dan dr. Tifa: Joko Widodo

Sidang Berlangsung, Rocky Gerung Buka-Misteri Orang Kuat di Balik Bebasnya Roy Suryo dan dr. Tifa: Joko Widodo Kredit Foto: Instagram Rocky Gerung Official
Warta Ekonomi, Jakarta -

Terdakwa kasus dugaan penyebaran informasi bohong dan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026).

Sebelum sidang berlangsung, publik sempat dihebohkan dengan isu adanya “orang kuat” yang disebut berada di balik penangguhan penahanan dr. Tifa dan Roy Suryo oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Pengamat politik Rocky Gerung kemudian mengungkapkan spekulasi pribadinya mengenai sosok tersebut. Menurut Rocky, “orang kuat” itu adalah Joko Widodo (Jokowi) sendiri, yang juga menjadi penggugat dalam kasus ini.

"Dan benar akhirnya hari ini orang bertanya, "Orang kuatnya siapa?" Saya buka misteri ini, orang kuatnya di balik penangguhan penahanan Roy dan Tifa, orang kuatnya adalah Joko Widodo," ungkap Rocky dalam kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, dikutip Rabu (2/7). 

"Yang menghendaki mereka ditangguhkan adalah Joko Widodo. Dulu orang tanya, "Lu tahu dari mana Roc?" Kan semua enggak ada yang tahu kan, maka saya bisa sok tahu. Justru karena orang enggak tahu saya bisa sok tahu," imbuhnya.

Rocky menambahkan, dalam imajinasinya Jokowi menilai penangguhan penahanan perlu dilakukan demi mencegah perpecahan bangsa.

"Di dalam imajinasi saya, saya bertemu dengan Pak Jokowi dan Jokowi berpikir bahwa sebaiknya ditangguhkan karena kalau dibuka bangsa ini pecah. Itu oke bab 1 dulu ya," tandasnya.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Peradi Bersatu, Ade Darmawan, menyebut ada  sosok “orang kuat” di balik pembebasan Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr. Tifa oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Terima kasih telah memberikan kado istimewa kepada Bapak Ir. H. Joko Widodo dengan membebaskan para tersangka pelaku tindak pidana yang menghasut, menghina, bahkan residivis," kata Ade dalam konferensi pers, Selasa (22/6/2026).

Baca Juga: Langkah Sepihak? Gugatan Roy Suryo Tak Dibicarakan dengan Tim Dokter Tifa

Ia bahkan menyindir agar sosok “orang kuat” tersebut sekalian mengangkat Roy Suryo menjadi menteri di Kabinet Merah Putih.

"Kami mohon juga untuk orang kuat yang ada di belakang Roy Suryo untuk segera mengangkat Pak Roy menjadi menterinya. Biar kita tampakkan sekaligus bahwa inilah cermin republik ini, seorang penghina Jokowi mendapat posisi menteri. Ayo monggo, silakan itu dilakukan," tandasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya