Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkuat Daya Saing, 30 UMKM Perluas Wawasan E-Commerce

Perkuat Daya Saing, 30 UMKM Perluas Wawasan E-Commerce Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Sebanyak 30 pelaku UMKM memperkuat kemampuan bisnis digital melalui pelatihan e-commerce yang digelar Kelompok Keahlian (KK) Entrepreneurship and Technology Management (ETM) Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB).

SBM ITB menggelar pelatihan bisnis digital dan klinik pendampingan tersebut di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Program ini menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) untuk membantu pelaku UMKM memperluas pasar melalui platform digital.

Tim SBM ITB yang terlibat dalam kegiatan antara lain Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D., Dr. Evy Rachmawati Chaldun, Bayuningrat Hardjakaprabon, MBA, Amilia Wulansari, M.Si., Dr. Salfitrie Roos Maryunani, Dr. Sri Hartati, Dr. Sri Herliana, Qorri Aina, M.Si., Dr. Leo Aldianto, serta Prof. Dr. Sudrajati Ratnaningtyas.

Peserta berasal dari berbagai sektor usaha. Sebelumnya, tim mengidentifikasi kebutuhan mereka untuk meningkatkan pemahaman mengenai e-commerce dan strategi pemasaran produk secara daring.

Ketua program pengabdian masyarakat, Dr. Evy Rachmawati Chaldun, membuka kegiatan dengan memperkenalkan rangkaian program dan peserta yang mengikuti pelatihan. Camat Tanjung Raya Al Hafid pun turut memberikan dukungan terhadap program tersebut.

"Peningkatan kemampuan digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku UMKM, agar usaha masyarakat dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih luas," katanya, Selasa (11/8/2026).

Dalam sesi materi, Dosen SBM ITB, Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D., menjelaskan peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM melalui digitalisasi. Platform seperti Tokopedia dan Shopee dinilai dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk tanpa terbatas oleh wilayah geografis.

“Digitalisasi melalui platform seperti Tokopedia dan Shopee dapat membantu pelaku UMKM memasarkan produk dan menjangkau basis pelanggan yang lebih luas,” ujarnya.

Materi kemudian dilanjutkan Dr. Fajri Muharja dari FEB UNAND yang membahas strategi membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis. Bayuningrat Hardjakaprabon, MBA, mengajak pelaku UMKM memetakan praktik usaha yang selama ini mereka jalankan, peserta diminta mengidentifikasi pengalaman berjualan secara daring serta produk yang telah mereka pasarkan.

Setelah sesi materi, pelatihan berlanjut pada praktik penggunaan platform digital. Dr. Sahat Hutajulu memberikan panduan mengenai cara membuka dan mengoperasikan toko di Shopee dengan materi visual berbasis Canva.

Peserta mengikuti tahapan pendaftaran akun hingga proses mengunggah produk secara langsung menggunakan telepon seluler masing-masing. Tim SBM ITB turut mendampingi peserta yang mengalami kendala dalam mengoperasikan aplikasi.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan peserta selama sesi praktik. Sejumlah pelaku UMKM yang sebelumnya belum terbiasa menggunakan platform penjualan digital mulai memahami tahapan pemasaran produk secara daring. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen SBM ITB dalam mendampingi UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pola bisnis.

Baca Juga: Airlangga Mau Indonesia Tiru India Kembangkan UMKM

Baca Juga: Airlangga Punya Jurus Baru Dongkrak UMKM, Rekrut Magang Bergaji dari Negara

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah kecamatan maupun pelaku UMKM. Peserta berharap pendampingan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kemampuan digital yang telah diperoleh dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam aktivitas usaha.

Melalui program pengabdian masyarakat ini, SBM ITB menargetkan pelaku UMKM tidak hanya mengenal teknologi digital, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha yang lebih mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.

"Digitalisasi diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha memasarkan produk, tetapi juga membuka peluang untuk mendapatkan konsumen dari luar Kecamatan Tanjung Raya,"pungkasnya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri