Amerika Ngamuk Gegara Folarin Balogun Diwajibkan Absen Saat Lawan Belgia
Kredit Foto: Istimewa
Tim Amerika Serikat (AS) memang berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar di Piala Dunia 2026. Hal itu terjadi usai mereka menaklukkan dengan skor 2-0 Bosnia dan Herzegovina. Namun kemenangan tersebut justru dibayangi kontroversi soal kartu merah untuk striker andalan mereka, Folarin Balogun.
Wasit asal Brasil, Raphael Claus mengusir pemain tersebut pada menit ke-64. Keputusan itu diambil setelah wasit meninjau tayangan video assistant referee (VAR) terkait insiden kontak dengan Pemain Bosnia, Tarik Muharemovic.
Baca Juga: Diungkap Eks Teman Seperjuangan, Hubungan Tifa dan Roy Suryo Telah Lama Retak di Kasus Ijazah Jokowi
Kartu merah tersebut membuat tim itu harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Balogun juga dipastikan absen saat mereka menghadapi Belgia di Seattle.
Keputusan wasit langsung memancing reaksi keras. Penonton di stadion maupun jutaan pemirsa televisi dibuat terkejut ketika wasit mengangkat kartu merah. Mantan Pemain Timnas Amerika Serikat, Alexi Lalas menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik kepemimpinan wasit.
"An absolute joke of a refereeing night," kata Lalas.
Insiden Balogun bermula ketika ia menginjak bagian belakang kaki dari Muharemovic. Keduanya pada saat tersebut tengah berebut posisi menyambut bola. Setelah pemeriksaan, wasit menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah karena mengakibatkan tertekuknya pergelangan kaki Muharemovic.
Namun Amerika menilai insiden itu tidak dilakukan dengan sengaja. Balogun dinilai hanya berusaha mendarat menggunakan kaki kanannya setelah lebih dulu kehilangan keseimbangan akibat benturan dengan lawan.
Rekaman pertandingan ketika insiden terjadi juga menunjukkan sang pemain tidak sedang melihat ke arah kaki Muharemovic. Kontak tersebut dianggap sebagai konsekuensi dari perebutan bola, bukan tindakan yang disengaja untuk mencederai lawan.
Kontroversi itu membuat tim pelatih kini harus mencari pengganti dari Balogun. Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino bersama stafnya dituntut segera menentukan sosok yang mampu mengisi kekosongan penyerang utama saat menghadapi Belgia.
Absennya Balogun menjadi kerugian besar mengingat performanya sedang tajam sepanjang turnamen. Tiga gol yang sudah dicetaknya menjadi kontribusi penting dalam membawa timnya lolos dari fase grup.
Di sisi lain, keputusan wasit diperkirakan masih akan menjadi bahan perdebatan hingga laga babak 16 besar berlangsung. Pendukung Amerika mempertanyakan konsistensi penggunaan alat video dalam menentukan pelanggaran berat di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: IKN Proyek Jokowi Terlalu Sepi, Tak Cocok Jadi Proyek Markas Investasi Prabowo
Kini perhatian tim itu sepenuhnya tertuju pada duel melawan Belgia. Selain mempersiapkan strategi menghadapi lawan yang lebih berat, mereka juga harus mencari solusi atas absennya striker yang selama ini menjadi tumpuan di lini serang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: