Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jenderal Garda Revolusi Tiba-tiba Muncul Kembali usai Menghilang Selama Perang Iran-Amerika

Jenderal Garda Revolusi Tiba-tiba Muncul Kembali usai Menghilang Selama Perang Iran-Amerika Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jenderal Garda Revolusi Iran Ahmad Vahidi kembali muncul di hadapan publik setelah menghilang selama berbulan-bulan, termasuk sepanjang berlangsungnya perang antara Iran dan Amerika Serikat. Kemunculannya langsung menyita perhatian karena terjadi di tengah persiapan pemakaman kenegaraan dari Eks Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Media Iran merilis sejumlah foto yang memperlihatkan sang jenderal menghadiri rapat persiapan pemakaman dari Khamenei. Dalam kesempatan lain, ia juga terlihat duduk di samping peti jenazah sosok tersebut dalam prosesi penghormatan yang digelar di Teheran.

Baca Juga: Roy Suryo Tersenyum Saat Dengar Dakwaan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi

Kemunculan Vahidi menjadi sorotan karena ia tidak pernah lagi terlihat di depan publik sejak 8 Februari 2026. Hal itu hanya beberapa pekan sebelum pecahnya perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Selama konflik berlangsung, keberadaan mantan menteri pertahanan tersebut menjadi tanda tanya. Tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah mengenai aktivitas maupun lokasi dari Vahidi.

Kini, kemunculannya dinilai menandai kembalinya salah satu tokoh paling berpengaruh di tubuh militer ke lingkaran pengambilan keputusan strategis negara.

Sejumlah pengamat menilai ia memegang peran penting dalam menyusun sikap keras negaranya dalam perundingan untuk mengakhiri perang secara permanen dengan Amerika Serikat.

Vahidi disebut menjadi bagian dari kelompok kecil pejabat senior yang memiliki akses langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Mojtaba Khamenei sendiri dilaporkan masih berada di lokasi yang dirahasiakan setelah dikabarkan mengalami luka dalam serangan Israel pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan ayahnya pada hari pertama perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sosok Ahmad Vahidi dengan kondisi tersebut diperkirakan memiliki pengaruh yang semakin besar dalam proses penyusunan kebijakan keamanan maupun strategi diplomasi Iran pascaperang.

Kemunculannya di tengah prosesi pemakaman juga dipandang sebagai sinyal bahwa elite militer mulai kembali tampil terbuka setelah sebelumnya membatasi aktivitas publik selama konflik berlangsung di Iran.

Iran sendiri tengah mempersiapkan rangkaian pemakaman kenegaraan dari Ayatollah Ali Khamenei. Hal tersebut akan berlangsung selama beberapa hari. Prosesi dimulai di ibu kota sebelum dilanjutkan ke sejumlah kota lain dan dijadwalkan berakhir dengan pemakaman di kampung halaman dari Khamenei di Mashhad.

Di tengah masa berkabung nasional tersebut, perhatian publik kini tidak hanya tertuju pada prosesi penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei. Masyarakat juga menaruh perhatianĀ  pada munculnya kembali Ahmad Vahidi.

Baca Juga: Iran Siaga Penuh Waspadai Serangan Israel dan Amerika Saat Pemakaman Ali Khamenei

Kehadiran salah satu jenderal paling berpengaruh itu dinilai dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan negaranya dalam menghadapi negosiasi dengan Amerika Serikat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar