Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bocoran Orang Dalam, Roy Suryo dan Dokter Tifa Cuma Bersandiwara Demi Lawan Jokowi

Bocoran Orang Dalam, Roy Suryo dan Dokter Tifa Cuma Bersandiwara Demi Lawan Jokowi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), muncul pengakuan mengejutkan dari peneliti sekaligus pengembang perangkat lunak, Rismon Sianipar.

Ia mengklaim hubungan Roy Suryo dan Dokter Tifa sebenarnya sudah lama retak, meski di depan publik terlihat tetap kompak.

Pernyataan tersebut memunculkan babak baru dalam polemik yang selama ini menyita perhatian publik. Terlebih, Roy Suryo dan Dokter Tifa kini sama-sama berstatus terdakwa, sementara Rismon merupakan mantan tersangka dalam perkara yang sama.

Awalnya, ketiganya berada dalam barisan yang meyakini ijazah Jokowi tidak asli. Namun belakangan, Rismon justru menyatakan ijazah tersebut asli. Pengakuannya muncul setelah kuasa hukum Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin, mengungkap adanya perbedaan pandangan dengan Refly Harun yang menjadi kuasa hukum Roy Suryo.

Baca Juga: Prabowo dan Jokowi Diisukan Mulai Renggang, Ini Kata Gerindra

Dalam tayangan kanal YouTube Balige Academy, Rismon mengungkap bahwa keretakan hubungan Roy Suryo dan Dokter Tifa telah terjadi ketika mereka masih berada di bawah koordinasi mantan Ketua KPK, Abraham Samad.

"Saya berikan fakta yang terjadi sebelumnya. Pada saat saya masih di bawah koordinasi Abraham Samad, baik saya, Roy Suryo, maupun Tifa, ada kejadian yang unik yang sebenarnya pecah kongsi ini sudah lama," kata Rismon.

Ia kemudian mengklaim Abraham Samad pernah mengambil keputusan menghentikan pendampingan terhadap Dokter Tifa sebagai klien.

"Pada saat itu Tifa ini entah sebab dengan pertimbangan apa pun dari Abraham Samad, Tifa ini dipecat. Ketika kami masih berada di bawah koordinasi Abraham Samad, Tifa ini dipecat sebagai klien. Ingat, Tifa ini dipecat sebagai klien," ujarnya.

Menurut Rismon, suasana di kantor Abraham Samad kala itu berlangsung cukup panas. Ia bahkan mengaku menyaksikan langsung Dokter Tifa mempertanyakan keputusan tersebut hingga menangis.

"Pada saat Tifa ini dipecat, Tifa saat itu nangis, 'Kenapa saya sebagai klien dipecat?' Wah itu seru banget di kantor Abraham Samad," ungkap Rismon.

Tak berhenti di situ, Rismon juga menyinggung kuasa hukum Dokter Tifa, Abdullah Alkatiri. Ia mengklaim Abdullah sempat diminta keluar dari pertemuan di kantor Abraham Samad karena menghadiri program Indonesia Lawyers Club (ILC) tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Bagi Rismon, rangkaian peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa hubungan antara tim Roy Suryo dan Dokter Tifa sudah tidak lagi harmonis sejak lama. Meski demikian, ia menilai keduanya tetap menunjukkan kekompakan di hadapan publik.

Baca Juga: Roy Suryo Bukan Ingin Mediasi dengan Jokowi, Ini yang Diminta pada Jimly

Di sisi lain, Roy Suryo sebelumnya sempat membantah tudingan tersebut. Ia memastikan hubungan dengan Dokter Tifa tetap solid dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya mau mengulangi pernyataan pak Gofur ya, Kalau ada berita-berita yang berkembang, dan saya tegaskan juga kemarin sore ketika saya bersama dokter Tifa, insya Allah kami tetap kompak, kami tetap bersatu," ujar Roy.

Pernyataan yang saling bertolak belakang itu kini semakin menambah sorotan terhadap dinamika hubungan para tokoh yang sebelumnya berada di barisan yang sama dalam polemik ijazah Jokowi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri