Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rasis ke Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026, Senator Paraguay Dikecam Pemerintah Sendiri dan Prancis

Rasis ke Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026, Senator Paraguay Dikecam Pemerintah Sendiri dan Prancis Kredit Foto: Fédération Française de Football
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Paraguay mengecam keras tindakan rasis yang dilakukan oleh salah satu senatornya, Celeste Amarilla, terhadap kapten Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappe.

Serangan verbal tersebut dilontarkan Amarilla usai Paraguay tersingkir oleh Prancis di ajang Piala Dunia 2026.

Kementerian Luar Negeri Paraguay menegaskan bahwa pernyataan sang senator sama sekali tidak mencerminkan sikap negara. Pihak pemerintah menyebut ujaran tersebut telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

"Pernyataan yang disampaikan oleh Senator Celeste Amarilla, yang ditujukan kepada kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang menginspirasi hidup berdampingan secara damai dan penghormatan terhadap martabat manusia," tulis rilis resmi Kemenlu Paraguay seperti dilansir dari AFP, Selasa (7/7/2026).

Kasus ini bermula ketika Amarilla meluncurkan pelecehan rasial kepada Mbappe melalui media sosial. Dalam unggahannya, sang senator menyebut penyerang Real Madrid tersebut sebagai "orang Kamerun terjajah yang berpura-pura menjadi orang Prancis, kaya baru, arogan, dan jelek", serta menuduhnya "ketakutan setengah mati" saat bertanding.

Reaksi Keras Prancis dan Jawaban Menohok Mbappe

Komentar bernada kebencian itu langsung memicu gelombang kemarahan di Prancis. Menteri Olahraga Prancis, Marina Ferrari, mengutuk keras ucapan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang memuakkan.

"Menjijikkan, memalukan, dan semakin tidak dapat diterima karena (pernyataan ini) berasal dari seorang politisi," tegas Ferrari.

Tidak tinggal diam, Kylian Mbappe langsung memberikan respons menohok melalui akun X (Twitter) resminya. Mbappe mengecam balik sang senator dan menyebut tindakan Amarilla telah merusak reputasi dan kerja keras skuad Paraguay di Piala Dunia.

"Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah seorang wanita yang tercela dan tidak layak menduduki posisi Anda. Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah mencurahkan seluruh semangat dan kehormatannya di sepanjang kompetisi ini," tulis Mbappe dalam unggahannya.

Mbappe juga menambahkan bahwa akibat ulah rasis tersebut, dunia kini justru mengingat keburukan sang politisi dibanding prestasi timnasnya sendiri.

"Akibat kecerobohan dan rasisme Anda yang terang-terangan, seluruh dunia kini telah melupakan perjalanan serta perjuangan bersejarah yang dicapai oleh para pemain Anda selama Piala Dunia ini. Saya tidak akan pernah membiarkan orang-orang seperti dia bebas menyebarkan kebencian dan rasisme mereka ke seluruh dunia," pungkas Mbappe.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: