Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rugi Sejak 2022, Krakatau Steel Jual Krakatau Osaka Rp249 Miliar

Rugi Sejak 2022, Krakatau Steel Jual Krakatau Osaka Rp249 Miliar Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menjual seluruh kepemilikannya di PT Krakatau Osaka Steel (KOS) kepada Osaka Steel Co. Ltd. (OSC) senilai US$14 juta atau sekitar Rp249,2 miliar. Transaksi yang efektif pada 29 Juni 2026 itu dilakukan setelah KOS menghentikan produksi pada akhir April 2026 dan menutup seluruh kegiatan usaha pada Juni 2026.

Krakatau Steel mengalihkan 14.000 saham Seri B KOS kepada OSC berdasarkan Akta Perjanjian Pengalihan Hak Atas Saham Nomor 105 tertanggal 29 Juni 2026. Saham tersebut mewakili 20% hak suara dan 14% dari seluruh saham KOS yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Harga pengalihan saham telah dibayar lunas oleh OSC pada tanggal penandatanganan akta jual beli saham. Dengan transaksi tersebut, Krakatau Steel tidak lagi memiliki saham di KOS.

“Terhitung sejak Tanggal Kejadian, Pengalihan Saham telah menjadi efektif dan karenanya seluruh saham milik Perseroan dalam KOS telah sepenuhnya beralih kepada OSC,” tulis manajemen Krakatau Steel dalam keterbukaan informasi.

Penjualan kepemilikan tersebut dilakukan di tengah penghentian kegiatan usaha KOS. Perusahaan patungan tersebut menghentikan produksi pada akhir April 2026 dan menutup seluruh kegiatan usaha pada Juni 2026.

Baca Juga: Krakatau Posco Gandeng Perhutani Perkuat Konservasi Hutan Banten

Baca Juga: Krakatau International Port Siapkan Jalur Logistik Baru Cilegon-Semarang-Surabaya

KOS menyatakan tekanan bisnis berasal dari kelebihan pasokan baja, masuknya produk impor dengan harga rendah, serta pelemahan permintaan domestik. Kondisi tersebut menekan kinerja perusahaan yang telah mencatat kerugian sejak 2022.

Keputusan penghentian produksi KOS telah ditetapkan melalui rapat dewan direksi pada 23 Januari 2026.

Dalam keterbukaan informasi, Krakatau Steel tidak merinci dampak transaksi penjualan saham tersebut terhadap laporan laba rugi, arus kas, maupun posisi keuangan perseroan. Namun, dana US$14 juta atau Rp249,2 miliar telah diterima penuh dari OSC pada 29 Juni 2026.  

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri