Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Usai 5 Peserta Tewas, Pemerintah Ubah Total Pelatihan Kopdes, Latsarmil Resmi Dihapus!

Usai 5 Peserta Tewas, Pemerintah Ubah Total Pelatihan Kopdes, Latsarmil Resmi Dihapus! Kredit Foto: KSP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tragedi yang menewaskan lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) memicu perubahan besar dalam pola pelatihan calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Pemerintah memastikan konsep pelatihan akan dirombak menyeluruh dengan menghapus latihan dasar militer (latsarmil) yang sebelumnya menjadi bagian dari program.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari, mengatakan pemerintah telah melakukan evaluasi menyeluruh dan memutuskan untuk menyempurnakan sistem pelatihan agar lebih aman sekaligus tetap mampu membentuk karakter para peserta.

“Pemerintah tidak menutup mata. Pemerintah menerima setiap saran dari masyarakat sebagai wujud kepedulian bersama,” kata Qodari dalam keterangannya, Senin (6/7/2026) malam.

Baca Juga: Chromebook Belum Usai, Kini Dugaan Pencucian Uang Rp4,8 T Muncul, Ini Kata Nadiem Makarim

Menurut Qodari, pelatihan yang sebelumnya berbasis latihan dasar kemiliteran kini diubah menjadi pelatihan bela negara yang dipadukan dengan materi manajerial. Meski formatnya berubah, pemerintah memastikan nilai-nilai utama yang ingin dibangun tetap dipertahankan.

Ia menjelaskan pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta rasa cinta Tanah Air akan tetap menjadi bagian penting dalam program tersebut. Perbedaannya, metode pelaksanaan akan disesuaikan agar lebih ramah terhadap kondisi fisik maupun mental peserta.

Qodari menilai penyempurnaan ini diperlukan agar program benar-benar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap mengemban tugas di Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kami ingin mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga siap menyongsong program-program prioritas pemerintah dengan penuh rasa percaya diri,” ujarnya.

Ia optimistis perubahan konsep pelatihan akan membawa hasil yang lebih baik bagi peserta maupun pemerintah.

“Kami akan melihat lahirnya generasi penggerak yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan semangat bela negara,” tutur Qodari.

Baca Juga: Purbaya Sudah Pusing? Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Memang Banyak Kurangnya

Lebih lanjut, Qodari menegaskan pemerintah tetap berkomitmen mendampingi para peserta SPPI yang dipersiapkan menjadi penggerak pembangunan di berbagai daerah. Menurutnya, para peserta merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki tekad mengabdi kepada negara melalui Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Karena itu, ia menekankan bahwa keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan peserta kini menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program.

Menurut Qodari, tidak ada target pemerintah yang lebih penting dibanding memastikan seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran secara aman, nyaman, dan optimal.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri