Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kronologi Mobil Maung TNI Tabrak Tiang Jalan di Depan Gedung DPR/MPR RI

Kronologi Mobil Maung TNI Tabrak Tiang Jalan di Depan Gedung DPR/MPR RI Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebuah mobil dinas TNI berjenis Maung mengalami kecelakaan tunggal di exit Tol Slipi, tepatnya di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali akibat pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep hingga menabrak separator jalan dan tiang rambu lalu lintas.

Peristiwa itu langsung ditangani petugas kepolisian untuk proses evakuasi kendaraan, penanganan korban, serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala, mobil Maung semula melaju dari arah Cawang menuju Slipi sebelum mengalami kecelakaan di lokasi kejadian.

"Setibanya di TKP tepatnya di offramp Pulo di KM 9.800 (A) tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak separator serta tiang rambu-rambu di lokasi tersebut," kata Rieki, seperti dikutip dari Detik Oto.

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa pengemudi mengalami penurunan konsentrasi akibat kelelahan.

"Patut diduga pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep," ujarnya.

Akibat benturan tersebut, dua penumpang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka. Korban terdiri atas seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Menurut Rieki, penumpang laki-laki mengalami luka pada kedua kaki, sedangkan penumpang perempuan mengalami luka di bagian wajah. Keduanya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya microsleep saat berkendara. Kondisi tersebut kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas karena pengemudi kehilangan kesadaran dalam waktu yang sangat singkat.

Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menjelaskan bahwa microsleep terjadi ketika otak mengalami kelelahan sehingga tidak mampu mempertahankan fokus saat mengemudi.

"Microsleep adalah sebuah kondisi di mana otak pengemudi blank karena terlalu lelah akibat tidak beristirahat untuk refresh secara berkala," jelas Sony.

Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat dicegah dengan memastikan tubuh berada dalam kondisi prima sebelum berkendara serta menerapkan waktu istirahat yang cukup, terutama saat menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga: Mabes TNI Bukan Geruduk Polda Metro Jaya, tapi Resmi Amankan Jampidsus

Menurut Sony, pengemudi sebaiknya tidak memaksakan diri untuk terus melanjutkan perjalanan apabila tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, seperti menguap berulang kali atau badan terasa pegal.

"Biasakan tidur cukup sebelum mengemudi dan istirahat berkala. Ketika saat mengemudi dan badan sudah memberikan sign nguap, pegal-pegal, artinya harus stop dan istirahat, stretching ringan," sarannya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan terhadap insiden tersebut serta memastikan penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyelidikan lebih lanjut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat