Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Empat Bulan Meluncur, Great Heritage Protector Capai 128% Target Tahunan

Empat Bulan Meluncur, Great Heritage Protector Capai 128% Target Tahunan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Great Eastern Life Indonesia mencatat kinerja positif melalui produk asuransi jiwa Great Heritage Protector. Dalam waktu empat bulan sejak diluncurkan, produk tersebut berhasil melampaui target penjualan tahunan dengan realisasi mencapai 128% dari target, sekaligus menyumbang sekitar 26% terhadap total produksi perusahaan.

Marketing Director Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie, mengatakan tingginya penerimaan pasar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap produk perlindungan jiwa yang juga mampu mendukung perencanaan keuangan jangka panjang, khususnya melalui instrumen berbasis dolar Amerika Serikat (USD).

"Produk Great Heritage Protector kami hadirkan untuk mendukung nasabah dalam merencanakan perlindungan, akumulasi aset, dan warisan keluarga secara lebih terstruktur," ujar Roy saat menghadiri Insurance Asia Awards 2026 di Singapura beberapa waktu lalu.

Produk Great Heritage Protector resmi diluncurkan pada 26 Agustus 2025 dan ditujukan bagi segmen nasabah affluent serta high-net-worth yang membutuhkan solusi perlindungan jiwa sekaligus perencanaan finansial jangka panjang. Produk ini dirancang untuk membantu nasabah melindungi aset, melakukan diversifikasi investasi berbasis USD, serta mempersiapkan kesinambungan finansial keluarga dan perencanaan warisan.

Great Heritage Protector menawarkan kombinasi perlindungan jiwa jangka panjang dengan potensi akumulasi kekayaan melalui Guaranteed Crediting Rate selama 10 tahun pertama polis. Skema tersebut didukung investasi pada obligasi pemerintah berdenominasi USD, sehingga memberikan struktur perlindungan dan perencanaan aset yang lebih stabil, terutama bagi nasabah dengan profil risiko konservatif.

Selain manfaat tersebut, nasabah juga memperoleh bonus loyalitas sebesar 3% dari premi tunggal pada akhir tahun polis ke-10. Bonus ini akan ditambahkan ke nilai akun untuk mendukung pertumbuhan nilai tunai polis.

Perusahaan juga menyoroti mekanisme crediting rate yang ditetapkan berdasarkan tranche. Setelah polis diterbitkan, tingkat crediting rate yang berlaku akan dikunci dan dijamin hingga akhir tahun polis ke-10. Skema ini dinilai memberikan kepastian yang lebih besar bagi nasabah dalam menyusun strategi perlindungan dan akumulasi aset jangka panjang.

Kinerja Great Heritage Protector turut mendapat pengakuan internasional. Dalam ajang Insurance Asia Awards 2026, produk tersebut meraih penghargaan New Insurance Product of the Year – Indonesia.

Insurance Asia Awards merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan asuransi di kawasan Asia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi produk, layanan, dan transformasi bisnis untuk menjawab kebutuhan pasar, meningkatkan kepuasan nasabah, serta mendorong perkembangan industri asuransi.

Baca Juga: OJK Ungkap Tekanan Asuransi Non-Komersial, Aset Kontraksi 2,07%

Selain penghargaan untuk produk, Great Eastern Life Indonesia juga meraih Digital Transformation Initiative of the Year – Indonesia melalui inovasi Employee Benefits Quotation System (EBQS) yang dikembangkan perusahaan.

Roy mengatakan dua penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun mitra bisnis.

"Dua capaian yang diterima menegaskan fokus perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi nasabah dan mitra bisnis, baik melalui pengembangan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang, maupun melalui transformasi proses bisnis untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan kualitas layanan," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: