Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kasus Febrie Adriansyah Bikin Ucapan 'Baju Hijau dan Coklat Suka Bekingi Mafia' Prabowo Viral Lagi

Kasus Febrie Adriansyah Bikin Ucapan 'Baju Hijau dan Coklat Suka Bekingi Mafia' Prabowo Viral Lagi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ucapan Presiden Indonesia Prabowo Subianto terkait dengan korupsi hingga oknum dalam tubuh tentara dan polisi kini viral lagi usai adanya kasusĀ  korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Ia menjadi sorotan masyarakat hingga publik figur ternama seperti Mantan Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud menyoroti ucapan sang presiden soal korupsi dan oknum aparat penegak hukum. Ia menilai momentum saat ini menjadi saat yang tepat bagi presiden membuktikan berbagai pernyataannya mengenai pemberantasan mafia.

Baca Juga: Dibongkar Ahli Hukum, Polisi Bisa Kalah Sidang Lawan Febrie Adriansyah di Korupsi TPPU

Menurut Mahfud, Prabowo sebelumnya pernah menyatakan memiliki informasi mengenai pergerakan uang ilegal hingga mengetahui adanya oknum aparat yang diduga membekingi mafia.

"Sesuai dengan janji presiden sendiri. Presiden kan berkali-kali gitu. Presiden (akan) tindak tegas, 'saya tahu saya punya radar, bisa tahu di mana uang disembunyikan'," kata Mahfud, dikutip Senin (13/7).

Ia kemudian mengingatkan pidato politikus di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Agustus 2025. Prabowo saat itu mengklaim bahwa dirinya tahu banyak oknum aparat hukum yang malah menjadi pelindung mafia di Indonesia.

"'Saya tahu bahwa baju coklat dan baju hijau itu suka backing mafia.' Presiden yang bilang ya kan di pidato di dewan (pada) Agustus tahun 2025 Presiden bilang begitu," ujarnya.

Mahfud juga menyinggung pidato presiden saat meresmikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Menurutnya, Presiden kembali menegaskan memiliki pengetahuan mengenai praktik mafia yang melibatkan oknum aparat.

"Lalu kemarin yang kemudian membentuk itu, presiden juga mengatakan, 'Saya mantan tentara, tahu bahwa coklat dan itu backing mafia,'" ungkapnya.

Karena itu, Mahfud menilai Presiden seharusnya telah memiliki gambaran mengenai persoalan yang kini mencuat dalam perkara dari Febrie Adriansyah.

Kasus Febrie sendiri kini menjadi perhatian publik setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait penanganan perkara Asabri, pasokan batu bara ke PLN dan perkara dugaan korupsi lainnya.

Penetapan tersangka dilakukan usai penyidik menggelar perkara dan melakukan serangkaian penggeledahan yang menghasilkan penyitaan uang dalam jumlah besar serta puluhan kilogram emas batangan.

Baca Juga: Prabowo Mestinya Sudah Tahu Febrie Adriansyah Bekingannya Siapa di Indonesia, Begini Sebut Mahfud MD

Selanjutnya, seluruh berkas penyidikan telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung sebagai bagian dari sinergi penanganan perkara antara Polri dan Kejaksaan Agung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar