Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Motif Teror Bom SDN Srengseng Sawah Masih Misterius, Pelaku Ngaku Kecewa dengan Hidupnya

Motif Teror Bom SDN Srengseng Sawah Masih Misterius, Pelaku Ngaku Kecewa dengan Hidupnya Kredit Foto: Antara/Mohamad Hamzah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polisi masih mendalami motif di balik ancaman teror bom yang dikirim ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Meski pelaku telah diamankan, penyidik menyebut alasan di balik aksinya belum dapat dipastikan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, pelaku berinisial MY (34) sempat mengaku memiliki persoalan dalam kehidupan pribadinya. Namun, menurutnya, kekecewaan tersebut tidak berkaitan langsung dengan pihak sekolah yang menjadi sasaran ancaman.

"Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah," kata Iman kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).

Selain itu, penyidik juga memperoleh pengakuan bahwa MY tengah terlilit utang pinjaman online (pinjol). Meski demikian, polisi menegaskan hingga kini belum menemukan hubungan antara persoalan keuangan tersebut dengan aksi ancaman bom yang dilakukannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan penyidik masih menggali keterangan pelaku bersama psikolog forensik untuk mengetahui latar belakang sebenarnya dari tindakan tersebut.

"Ada juga (pinjaman online), tapi nggak nyambung kenapa dia ancam sekolah. Kemarin kan dia ngomong aja, sekarang lagi sama psikolog forensik," ujar Iskandarsyah.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, MY juga mengaku mengirim ancaman tersebut hanya karena iseng. Meski begitu, polisi belum menjadikan pengakuan tersebut sebagai kesimpulan akhir dan masih terus melakukan pendalaman.

Penyidik berupaya memastikan apakah terdapat faktor lain yang melatarbelakangi aksi tersebut, termasuk kondisi psikologis pelaku. Hasil pemeriksaan psikolog forensik diharapkan dapat membantu mengungkap motif yang sebenarnya.

Dalam penyelidikan terungkap pula bahwa MY merupakan orang tua dari salah seorang siswa di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Setelah mengirimkan ancaman, ia bahkan diketahui masih sempat datang untuk menjemput anaknya seperti biasa.

Baca Juga: 'Sempat Terlilit Pinjol', Polisi Ungkap Pengakuan Pelaku Ancaman Bom SDN Srengseng Sawah

Ancaman teror bom itu dikirim pada Senin (13/7/2026) pagi saat para siswa tengah mengikuti upacara di sekolah. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti aparat dengan melakukan sterilisasi dan penyisiran di seluruh area sekolah.

Tim Gegana Brimob bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kemudian memeriksa lokasi untuk memastikan tidak ada bahan peledak. Dari hasil penyisiran, aparat menyatakan tidak menemukan benda mencurigakan maupun bom di lingkungan sekolah.

Sementara itu, polisi telah menetapkan MY sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh motif di balik ancaman yang sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama