Deschamps Semprot Wasit Usai Prancis Disingkirkan Spanyol, Singgung Penalti Kontroversial di Semifinal Piala Dunia 2026
Kredit Foto: Fédération Française de Football
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit Ivan Barton setelah Les Bleus tersingkir dari Piala Dunia 2026. Menurutnya, terdapat sejumlah keputusan yang patut dipertanyakan dalam kekalahan 0-2 dari Spanyol di semifinal.
Meski enggan menyalahkan wasit sepenuhnya, Deschamps menyinggung insiden penalti yang diberikan kepada Spanyol setelah Lucas Digne dianggap melanggar Lamine Yamal. Keputusan tersebut memicu perdebatan karena banyak pihak menilai bola lebih dulu mengenai tangan Yamal sebelum kontak terjadi.
"Tentu saja ada kekecewaan yang sangat besar. Para pemain sangat kecewa karena kami punya ambisi yang besar," ujar Deschamps usai pertandingan.
Ia kemudian melontarkan sindiran kepada Ivan Barton yang memimpin laga semifinal tersebut.
"Kemudian, saya menanyakan sebuah pertanyaan, dan saya tidak akan menjawabnya: 'Apakah si wasit cukup bagus untuk memimpin sebuah semifinal Piala Dunia?' Kami memang punya beberapa situasi, dan saya tidak akan menjawabnya. Dan saya tidak akan mengatakan ini karena kami kalah pada hari ini, tapi memang ada beberapa situasi yang sering kali merugikan kami juga," kata Deschamps.
Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu tetap mengakui Spanyol tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, kekalahan Prancis lebih banyak disebabkan performa timnya sendiri yang berada di bawah standar.
"Sekalipun, kami harus realistis dan mengakui bahwa hari ini kami secara teknis di bawah sebuah tim yang tahu apa yang mereka lakukan. Sebagian besar adalah salah kami sendiri," ujarnya.
Deschamps juga menilai lini serang Prancis gagal memberikan ancaman berarti kepada pertahanan La Furia Roja. Kesalahan-kesalahan teknis membuat timnya kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
"Alasan utamanya adalah kami sedikit di bawah standar dan kurang berbahaya secara ofensif daripada yang kami bisa. Kami membuat beberapa kesalahan teknis dan umpan-umpan meleset yang seharusnya bisa menciptakan situasi dan peluang," ucapnya.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri produktivitas Prancis di Piala Dunia 2026. Setelah mencetak 16 gol dalam enam pertandingan sebelumnya, Les Bleus untuk pertama kalinya gagal membobol gawang lawan di turnamen ini.
Pada laga di AT&T Stadium, Arlington, Spanyol memastikan kemenangan lewat gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan gol Pedro Porro pada menit ke-58. Hasil itu membawa La Furia Roja melaju ke final, sementara Prancis harus mengubur mimpi merebut gelar juara dunia.
Menutup komentarnya, Deschamps meminta timnya menerima hasil tersebut meski terasa pahit.
"Kami harus menerimanya, ini adalah sepak bola level tertinggi, sekalipun rasanya menyakitkan," kata Deschamps.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: