Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bos Indosat Kompak Serok Saham, Sinyal Apa buat Investor?

Bos Indosat Kompak Serok Saham, Sinyal Apa buat Investor? Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dua petinggi PT Indosat Tbk (ISAT) kompak menambah kepemilikan saham di perusahaan. Keduanya adalah Direktur Utama ISAT, Vikram Sinha dan Direktur ISAT, Irsyad Sahroni.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Selas (4/8/2026), pembelian saham yang dilakukan keduanya trjadi pada 30 Juli 2026. Kedua transaksi dilakukan melalui kepemilikan langsung dan disebutkan bertujuan untuk investasi.

Vikram Sinha menjadi pembeli terbesar dengan mengakumulasi 3.086.200 saham ISAT pada kisaran harga Rp1.910–Rp1.950 per saham. Setelah transaksi itu, kepemilikan sahamnya meningkat dari 11,17 juta saham (0,0346%) menjadi 14,26 juta saham (0,0442%).

Sedangkan Irsyad Sahroni membeli 1 juta saham ISAT pada kisaran harga Rp1.900–Rp1.960 per saham. Kepemilikannya pun bertambah dari 1,55 juta saham (0,0048%) menjadi 2,55 juta saham (0,0079%).

Berdasarkan harga pembelian, Vikram diperkirakan menggelontorkan dana sekitar Rp5,97 miliar untuk membeli saham tersebut, sedangkan Irsyad menginvestasikan sekitar Rp1,93 miliar. 

Baca Juga: Indosat (ISAT) Raup Laba Rp4,3 Triliun, Pendapatan Seluler Jadi Penopang

Baca Juga: IHSG Berpotensi Koreksi Jangka Pendek, BNI Sekuritas Rekomendasikan 6 Saham Pilihan

Baca Juga: GOTO Batal Bagikan 32,18 Miliar Saham ke Karyawan, Kenapa?

Dengan demikian, total dana yang dikucurkan kedua direksi untuk memborong saham ISAT mencapai sekitar Rp7,9 miliar.

Menjelang penutupan perdagangan sesi I pada Selsa (4/8/2026), saham ISAT telah naik 3,1% atau sekitar 60 poin ke level Rp1.965 per saham, dari posisi Rp1.905 per saham pada penutupan Senin (3/8/2026).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri