Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diprotes PWI, Hotman Paris Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf, Ungkap Kronologi Kejadiannya: Saya Emosi

Diprotes PWI, Hotman Paris Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf, Ungkap Kronologi Kejadiannya: Saya Emosi Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Warta Ekonomi, Jakarta -

Advokat Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta seluruh insan pers nasional.

Langkah ini diambil menyusul kecaman dari organisasi profesi wartawan atas ucapannya yang dinilai dinilai merendahkan martabat jurnalis saat konferensi pers di Kejaksaan Agung.

Hotman menyampaikan permohonan maaf tersebut secara langsung sekaligus memberikan klarifikasi mengenai konteks percakapan yang sempat memicu polemik di ruang publik.

“Saya Hotman Paris, sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus,” ujar Hotman.

Dalam keterangan resminya, Hotman menjelaskan bahwa potongan video yang beredar di media tidak menampilkan kronologi kejadian secara utuh. Ia menyebut tindakan emosionalnya dipicu oleh cecaran pertanyaan bertubi-tubi dari jurnalis yang menanyakan hal di luar kapasitasnya.

Hotman menceritakan, wartawan pertama bertanya apakah instansi penegak hukum terkait memiliki agenda tersembunyi.

Ia mengaku sudah menegaskan tidak memiliki kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun, belum selesai memberikan tanggapan, wartawan kedua langsung menyela dengan pertanyaan apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan.

“Saya emosi karena sudah bolak-balik bilang tidak tahu. Akhirnya saya jawab, 'Kamu punya otak enggak sih?'. Maksud saya, saya sudah jawab tadi tidak tahu, sebab tidak mungkin saya menjawab apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” jelasnya.

Meskipun merasa situasi saat itu dipicu oleh tekanan pertanyaan wartawan, Hotman menegaskan tidak ingin mencari pembenaran atas kata-katanya. Ia menyadari ucapannya dalam kondisi emosional tersebut tetap tidak tepat.

“Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya menyatakan maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia. Selama ini saya sangat dekat dengan semua wartawan,” tutur Hotman.

Sebagai penutup, Hotman menekankan bahwa tidak ada niat sedikit pun dari dirinya untuk merendahkan profesi wartawan.

Ia berharap permohonan maaf ini dapat meluruskan kesalahpahaman dan menjaga hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara dirinya dan komunitas pers Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat