- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Cegah Beras Oplosan, Pemerintah Alihkan Operasi Pasar Murah Langsung Lewat KDKMP
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Pemerintah mengambil langkah tegas dengan mengalihkan mekanisme operasi pasar beras dan penyaluran bantuan pangan langsung melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kebijakan ini diambil untuk menekan potensi penyimpangan serta praktik pengoplosan beras bersubsidi di pasar komersial.
Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan peran KDKMP tidak hanya sebagai offtaker atau penyerap dari produksi masyarakat desa/kelurahan. KDKMP, lanjut Zulhas, akan berperan sebagai infrastruktur pemerintah yang bertugas sebagai penyalur barang bersubsidi termasuk beras.
Dia menegaskan, peran dan fungsi KDKMP ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan oknum pelaku usaha yang mengoplos barang bersubsidi dengan lainnya.
"Ketiga nanti operasi pasar. Kita kalau operasi pasar, beras masuk ke pasar. Nah, itu biasanya itu ya namanya pasar, orang ada usaha di situ. Kalau nanti kalau ada operasi pasar langsung ke Kopdes. Jadi tiap desa ada barangnya, sehingga tidak akan apa namanya itu sekarang kan dioplos dan sebagainya," jelas Zulhas dalam jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, Senin (20/7/2026).
Zulhas melanjutkan, penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram bagi puluhan juta keluarga penerima manfaat Desil 1 dan Desil 2 juga akan didistribusikan melalui simpul koperasi desa dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Misalnya ya, bantuan pangan kita sudah putuskan satu juta kan untuk Juli, Agustus, September. Nah, 10 kilogram untuk Desil 1, Desil 2, berjumlah 33 sekian juta Desil 1 Desil 2. Nah, itu nanti bantunya dari Bapanas langsung ke Kopdes. Kopdes yang bagi, gitu," tutur Zulhas.
Lebih lanjut, Zulhas menerangkan melalui penyaluran langsung di tingkat desa, pemerintah dapat memverifikasi kembali ketepatan sasaran penerima bantuan secara lebih akurat. Aparat desa dan pengurus koperasi dilibatkan aktif dalam menyaring data warga penerima manfaat di lapangan.
Baca Juga: Zulhas Targetkan Perpres Penyaluran Subsidi Lewat Kopdes Rampung Satu Bulan
Baca Juga: Zulhas Targetkan 35.872 Kopdes Merah Putih Rampung Agustus 2026
"Memang ini bertahap karena tidak bisa sekaligus. Kita tahu ini baru akan selesai 35.872 KDKMP, pada bulan Agustus-September ini. Jadi itu dulu yang akanjalan, tahun depan kita rencanakan kembali," katanya.
Strategi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen sekaligus menjamin pasokan beras murah selalu tersedia di setiap desa. Pemerintah optimis kebocoran distribusi beras subsidi dapat ditekan secara signifikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Dwi Aditya Putra