Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

UMKM Panen Cuan di Festival Kali Pasir 2026, Pedagang Raup Omzet Rp1 Juta Sehari

UMKM Panen Cuan di Festival Kali Pasir 2026, Pedagang Raup Omzet Rp1 Juta Sehari Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Festival Kali Pasir 2026 tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selama penyelenggaraan festival di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan Jalan Sekolah Seni pada 24-25 Juli 2026, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan mempromosikan sekaligus memasarkan produk mereka kepada ribuan pengunjung.

Salah satu pelaku UMKM, Hendi, pemilik brand Kopi Tjikini Taman Ismail Marzuki (TIM), mengaku mampu membukukan omzet rata-rata sekitar Rp1 juta per hari selama mengikuti festival tersebut.

Ia menjual berbagai produk, mulai dari kopi, teh tarik hingga mi Bangladesh. Untuk produk kopi, Hendi sengaja menggunakan biji kopi asal berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap promosi kopi nusantara.

Menurut Hendi, penyelenggaraan Festival Kali Pasir memberikan ruang yang sangat berarti bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar pada tahun depan sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat.

Rektor Institut Kesenian Jakarta, Prof. Dr. Syamsul Maarif, mengatakan Festival Kali Pasir 2026 merupakan hasil kolaborasi antara IKJ dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Kelurahan Cikini, Kwitang, Kebon Sirih, dan Kenari.

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, sivitas akademika IKJ, serta seluruh pemangku kepentingan yang mendukung kelancaran penyelenggaraan festival.

Menurut Syamsul, Festival Kali Pasir tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi juga ruang kreatif yang melibatkan warga sekitar dan generasi muda untuk menampilkan berbagai karya seni.

Ia menambahkan, festival tersebut menjadi wadah kolaborasi seni, budaya, dan pendidikan. Bahkan, Festival Kali Pasir telah terdaftar sebagai Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan diharapkan dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan, termasuk menyambut momentum lima abad Jakarta pada tahun depan.

Syamsul juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, OPD Pemprov DKI Jakarta, PMI DKI Jakarta, dan kepolisian atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar. Ia berharap festival ke depan semakin inklusif, kreatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kali Pasir, Ivan Darma Putra atau Ivan Banditos, menilai penyelenggaraan festival selama dua hari berlangsung sukses dengan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap berbagai pertunjukan seni.

Menurut Ivan, meski persiapan hanya dilakukan dalam waktu tiga minggu, kolaborasi antara IKJ, jajaran Pemprov DKI Jakarta, dan dukungan sektor swasta membuat seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Baca Juga: Pemerintah: Ojol Terbantu dan Nikmati Potongan Aplikasi Jadi 8%, Statusnya Nanti Jadi Pengusaha UMKM

Festival Kali Pasir 2026 menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya, di antaranya penampilan Morfem, The Adams, Sisitipsi, Indische Party, Kebunku, Jagad Pantomime, Boogie Dance, Yola Dance, dongeng PM Toh, bedah buku karya Seno Gumira Ajidarma dan Beng Rahadian, hingga pertunjukan lenong hasil kolaborasi mahasiswa IKJ dan warga Kali Pasir.

Seluruh rangkaian acara dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya sebagai upaya menghadirkan ruang seni yang inklusif sekaligus memperkuat kolaborasi antara kampus, masyarakat, pemerintah, dan pelaku ekonomi kreatif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat