Kredit Foto: TMMIN
Selain kendaraan utuh, Toyota Indonesia juga mengekspor berbagai produk otomotif lainnya, seperti kendaraan CKD (Completely Knocked Down), komponen kendaraan, mesin utuh, komponen mesin, hingga die atau alat pencetak untuk proses produksi.
Sejak memulai kegiatan ekspor pada 1987, Toyota Indonesia telah mengirimkan 3.296.874 unit kendaraan buatan Indonesia ke lebih dari 100 negara.
Menariknya, permintaan terhadap kendaraan elektrifikasi produksi dalam negeri juga terus meningkat. Sepanjang Januari-Juni 2026, ekspor Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid melonjak 46,4 persen menjadi 12.693 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Lupakan Dulu Rivalitas, Toyota Ajak Pabrikan Otomotif Jepang Bersatu Hadapi Gempuran China
Secara kumulatif sejak 2023, kedua model hybrid tersebut telah diekspor sebanyak 62.906 unit ke berbagai negara. Capaian ini menunjukkan kendaraan elektrifikasi buatan Indonesia mulai mendapat tempat di pasar internasional.
Sementara dari sisi model, Avanza dan Veloz masih menjadi tulang punggung ekspor Toyota dengan total 32.571 unit sepanjang semester pertama 2026. Posisi berikutnya ditempati Raize sebanyak 26.082 unit, disusul Yaris Cross dengan volume ekspor mencapai 20.441 unit.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: