Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Geely Auto Indonesia memperluas jajaran produknya di pasar nasional dengan meluncurkan Geely Coolray pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran SUV kompak bermesin bensin ini menjadi strategi Geely untuk menggarap segmen yang dinilai masih mendominasi pasar otomotif Indonesia.
Peluncuran Coolray juga melengkapi portofolio Geely yang kini mencakup kendaraan listrik murni (EV), plug-in hybrid (PHEV), hingga mobil bermesin pembakaran internal (ICE).
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso mengatakan pasar kendaraan bermesin bensin masih memiliki peluang besar di Indonesia karena masih menjadi pilihan mayoritas konsumen.
"Geely melihat segmen kendaraan berbasis ICE di Indonesia masih sangat potensial, sekitar 75 persen konsumen masih memilih kendaraan berbasis ICE. Hal ini sejalan dengan pengalaman panjang Geely dalam mengembangkan kendaraan ICE yang telah teruji secara global," ujar Constantinus di Tangerang, Rabu (29/7/2026).
Ia menambahkan, Geely Coolray ditujukan bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan performa responsif tanpa mengorbankan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Toyota Tambah Tiga Model Baru di GIIAS 2026, dari Land Cruiser Hybrid hingga bZ4X Touring
"Geely Coolray hadir bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan performa responsif serta desain yang timeless dan sporty. Karakter ini juga dibuktikan melalui pengujian di Sirkuit Mandalika, yang menunjukkan kestabilan dan driving confidence yang tinggi," katanya.
Mesin Turbo 174 PS
Geely Coolray dibekali mesin 1.500 cc turbo yang dipadukan dengan transmisi 7-speed wet dual-clutch transmission (7DCT). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 174 PS dengan torsi maksimum 290 Nm.
SUV ini juga menawarkan empat mode berkendara, yakni Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive, yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan maupun karakter pengemudi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman