Prabowo ke Pengusaha: Jangan Abaikan Pelajaran Sejarah, Negara Bisa Gagal Kalau Elitenya Terus Ribut
Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pelaku usaha bahwa masa depan negara tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan para elite bangsa menjaga persatuan di Indonesia.
Prabowo menegaskan negara dapat mengalami kegagalan apabila para pemimpinnya terus terjebak dalam konflik. Menurutnya, sejarah telah berkali-kali menunjukkan bahwa bangsa yang para elitenya tidak mampu bekerja sama akan sulit berkembang, bahkan berpotensi menjadi failed state atau negara gagal.
Baca Juga: Soal Babak Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Saya Menang, Tidak Perlu Banyak Bicara Lagi
"Semua bangsa yang berhasil elitenya bisa kerja sama. Semua negara yang gagal elitenya ribut," kata Prabowo, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat presiden menerima jajaran pengurus Kadin Indonesia. Ia mengatakan pertemuan dengan dunia usaha menjadi prioritas karena sektor bisnis memiliki peran penting dalam proses pembangunan nasional.
Prabowo menjelaskan bahwa membangun bangsa bukan hanya soal meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pembangunan juga membutuhkan dukungan dari sektor politik, budaya, pendidikan, agama, hingga dunia usaha agar seluruh potensi nasional dapat bergerak ke arah yang sama.
"Nation building memerlukan kekuatan, kekuatan dari bangsa itu untuk bisa dikerahkan, untuk bisa dipersatukan sehingga bangsa itu dapat memanfaatkan semua sumber daya yang ada di bangsa itu," katanya.
Ia menambahkan, banyak negara memiliki sumber daya alam yang melimpah tetapi tetap gagal berkembang karena para pemimpinnya tidak mampu membangun kerja sama.
"Dalam sejarah peradaban manusia kita bisa jelas lihat mana bangsa yang berhasil dan bangsa yang gagal. Bangsa yang gagal disebut failed state. Punya sumber daya tapi gagal," ujar Prabowo.
Presiden juga menjelaskan bahwa yang dimaksud elite bangsa bukan hanya elite politik, tetapi mencakup seluruh unsur pimpinan di berbagai bidang, mulai dari dunia usaha, akademisi, tokoh agama, pekerja, hingga pelaku seni dan budaya. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen tersebut menjadi fondasi utama bagi kemajuan Indonesia.
Prabowo atas hal itu, mengajak kalangan pengusaha untuk terus menjadi bagian dari upaya membangun bangsa. Ia kembali menegaskan bahwa ekonomi tetap menjadi fondasi utama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Elektabilitas Kalahkan Prabowo, Kini Tercium Bau Dedi Mulyadi Akan Berpaling ke Orang Dekat Jokowi
"Pembangunan bangsa adalah usaha besar... dasar sebetulnya adalah masalah yang paling krusial adalah masalah ekonomi. Masalah perut adalah ekonomi," tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: