Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dedi Mulyadi Ambil Alih MTQ Jabar 2027: Pembukaan di Gedung Sate

Dedi Mulyadi Ambil Alih MTQ Jabar 2027: Pembukaan di Gedung Sate Kredit Foto: Biro Adpim Setda Pemdaprov Jabar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan akan mengambil alih penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Jawa Barat 2027. Langkah tersebut diambil menyusul keterbatasan anggaran yang menyebabkan mundurnya tuan rumah dari MTQ Jabar 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pemerintah provinsi telah memutuskan menjadi penyelenggara langsung agar pelaksanaan event tersebut tetap berjalan sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh peserta dari kabupaten dan kota.

Baca Juga: Ada Ratusan Juta Menanti Roy Suryo Jika Menang Praperadilan di Kasus Ijazah Jokowi

"Maka Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ 2027. Tuan rumahnya langsung Pemprov Jabar," ujar Dedi Mulyadi, dikutip Senin (3/8/2026).

Menurut Dedi, Kota Bandung dipilih sebagai lokasi pelaksanaan. Pembukaan direncanakan berlangsung di Gedung Sate. Sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Masjid Raya Al Jabbar.

"Pembukaannya bertempat di Gedung Sate. Penutupannya di Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat," demikian isi surat resmi yang dibagikan Dedi.

MTQ 2027 sendiri direncanakan berlangsung pada awal Januari. Hal tersebut membuat persiapannya dapat dilakukan lebih matang. Dedi juga akan memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelaksanaan MTQ. Ia meminta seluruh panitia menjunjung tinggi nilai kejujuran selama proses perlombaan berlangsung.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Dengan satu catatan penting; MTQ ini mengembangkan syiar islam, mengajarkan nilai-nilai al-quran, maka penyelenggaraannya harus menjunjung tinggi asas kejujuran, jujur dalam penyelenggaraan dan penjurian," tegasnya.

Keputusan Pemprov mengambil alih penyelenggaraan muncul setelah tidak ada daerah lain yang siap menjadi tuan rumah untuk menggantikan Garut.

Ketua Umum LPTQ Provinsi Jawa Barat Asep Sukamana menjelaskan bahwa pihaknya sempat menawarkan kesempatan kepada sejumlah pemerintah daerah. Namun mayoritas menolak karena persoalan kemampuan anggaran.

"Kemudian ditanya beberapa kota kabupaten lain tidak siap karena anggaran, ada juga yang siap tapi minoritas," kata Asep.

Baca Juga: Rocky Gerung: Dua Tahun Berjalan, Presiden Prabowo Terbebani Menteri dari Koalisinya Sendiri

MTQ Jawa Barat 2026 sendiri resmi tidak diselenggarakan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi tersebut. MTQ Provinsi Jawa Barat atas hal itu akan difokuskan untuk tahun selanjutnya di bawah koordinasi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar