Kredit Foto: Istimewa
Akademisi Cross Culture Lecturer Ali Syarief menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berambisi kembali berkuasa pada 2029 melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut Ali, Jokowi bahkan telah mendeklarasikan hal tersebut secara terang-terangan di hadapan publik. Ia menduga keberanian Jokowi muncul karena isu ijazah yang selama ini dipersoalkan.
"Deklarasi kepada publik, terang terangan, Jokowi ingin berkuasa lagi,2029, melalui PSI. Harusnya malu.Ia berani karena tak punya ijazah," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (3/8).
Sementara itu, aat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Kupang di Hotel Harper, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026), Jokowi menegaskan keyakinannya bahwa PSI punya peluang besar menembus DPR RI pada Pemilu 2029.
Dalam pidatonya, Jokowi menekankan bahwa target PSI bukan sekadar lolos ke Senayan, melainkan meraih kemenangan besar di 2029.
"Sekali lagi saya sampaikan, target kita bukan hanya target masuk Senayan. Bukan itu. Target kita adalah kemenangan di 2029," kata Jokowi, dikutip Senin (3/8).
Meski tidak merinci sasaran besar yang dimaksud, Jokowi menyebut kalkulasi politik PSI dan antusiasme kader di berbagai daerah sebagai modal kuat. Ia menilai membludaknya peserta Rakorda di Kupang menjadi bukti dukungan nyata.
"Kalau soal masuk Senayan, saya tidak mendahului dan tidak sombong. Tetapi kita punya hitung-hitungan, kita punya kalkulasi. Masuk," jelas Jokowi.
Baca Juga: Sindir Jokowi, Ray: Wali Kota, Gubernur, 10 Tahun Presiden Ternyata Tak Cukup, Kini Jadi Raja
"Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan?" sambungnya.
Jokowi juga menyinggung semangat serupa yang ia lihat di Lampung, mulai dari Bandar Lampung hingga Mesuji dan Tulang Bawang. Menurutnya, peluang PSI semakin besar jika struktur kepengurusan bisa menjangkau hingga tingkat desa dan TPS. dan tempat pemungutan suara (TPS).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: