Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

John Herdman Bongkar Perbedaan Singapura dan Vietnam, Timnas Indonesia Siapkan Rencana Baru

John Herdman Bongkar Perbedaan Singapura dan Vietnam, Timnas Indonesia Siapkan Rencana Baru Kredit Foto: Kemenpora
Warta Ekonomi, Jakarta -

Timnas Indonesia tak bisa menggunakan pendekatan yang sama saat menghadapi Singapura setelah sebelumnya dibuat tak berkutik oleh Vietnam. Pelatih John Herdman menyadari karakter kedua lawan berbeda sehingga skuad Garuda membutuhkan rencana permainan baru untuk laga penentuan Grup A ASEAN Championship 2026.

Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Laga ini menjadi pertandingan hidup mati bagi Tim Merah Putih karena kemenangan menjadi syarat utama untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

Skuad Garuda saat ini berada di posisi ketiga Grup A dengan koleksi enam poin. Indonesia tertinggal satu angka dari Singapura dan Vietnam yang menghuni posisi dua besar.

Situasi tersebut membuat laga melawan Singapura menjadi ujian berat bagi John Herdman dan para pemainnya. Apalagi, Indonesia datang setelah mengalami kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya.

Namun, Herdman menilai kegagalan melawan Vietnam tidak bisa menjadi patokan untuk laga kontra Singapura. Menurutnya, setiap lawan memiliki karakter berbeda sehingga strategi yang digunakan juga harus menyesuaikan.

"Mereka memiliki gaya bermain yang berbeda dari Vietnam. Itulah sebabnya kami harus menyiapkan rencana yang berbeda pula. Para pemain memahami betapa pentingnya pertandingan ini," ujar John Herdman.

Pelatih asal Inggris itu mengakui Singapura memiliki organisasi permainan yang sangat baik. The Lions dinilai mampu bermain disiplin, terutama dalam menjaga pertahanan.

Menurut Herdman, kekuatan utama Singapura terletak pada kolektivitas tim. Hal tersebut terlihat dari catatan mereka dalam tiga pertandingan terakhir fase grup.

Singapura hanya kebobolan satu gol dalam tiga laga tersebut. Bahkan, saat menghadapi Vietnam yang mampu menghancurkan Indonesia dengan skor 3-0, The Lions berhasil menjaga gawang tetap bersih lewat hasil imbang tanpa gol.

"Mereka adalah tim yang bagus dan terorganisasi dengan baik. Mereka telah membuktikan selama turnamen ini bahwa mereka sulit dikalahkan," kata Herdman.

Karena itu, Herdman meminta para pemain Indonesia untuk tetap fokus dan tidak larut dalam kekecewaan setelah kekalahan dari Vietnam.

Ia menilai pertandingan melawan Singapura akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan sebagai sebuah tim.

"Saya ingin para pemain tetap tenang, tetapi pada saat yang sama memiliki semangat yang besar," ucap Herdman.

"Kami tim yang sedang terluka dan ingin membuktikan kemampuan kami, pertama kepada diri sendiri, lalu kepada semua orang. Saya yakin semangat itu sudah ada di dalam tim," lanjutnya.

Herdman percaya kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda dalam skuad Garuda bisa menjadi modal penting menghadapi tekanan besar di Jalan Besar Stadium.

Baca Juga: Marc Klok Ingatkan Beban 280 Juta Pendukung, Timnas Indonesia Siap Berjuang Habis-habisan Lawan Singapura

Menurutnya, pertandingan seperti ini justru dibutuhkan untuk membentuk mentalitas tim dalam menghadapi situasi sulit.

"Ini akan menjadi ujian besar bagi kami dan semoga dapat membentuk mentalitas yang tepat saat kami melanjutkan perjalanan di turnamen ini," tutur pelatih yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 tersebut.

Meski mewaspadai kekuatan Singapura, Herdman tetap percaya diri dengan kemampuan anak asuhnya. Ia menegaskan Indonesia datang bukan untuk bertahan, melainkan memburu kemenangan demi tiket semifinal.

"Ini lawan yang tangguh. Namun, kami juga tahu siapa diri kami. Kami adalah tim yang kuat," tegas Herdman.

Kini tantangan terbesar bagi Timnas Indonesia adalah menemukan solusi menghadapi pertahanan rapat Singapura sekaligus memperbaiki masalah permainan yang terlihat saat kalah dari Vietnam.

Tiga poin di Jalan Besar Stadium akan menjadi jawaban apakah skuad Garuda mampu bangkit setelah terpukul atau harus mengakhiri perjalanan di ASEAN Championship 2026 lebih cepat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama