Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dokter yang Tulis 'Banyakin Duit Halal' ke Pasien BPJS Resmi Dipecat RS Pusri

Dokter yang Tulis 'Banyakin Duit Halal' ke Pasien BPJS Resmi Dipecat RS Pusri Kredit Foto: Pixabay.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rumah Sakit Pusri Palembang resmi mengakhiri kerja sama dengan dokter Tamara Dewi Jasmine setelah komentar yang diunggahnya di media sosial terkait pasien BPJS Kesehatan viral dan menuai kecaman. Keputusan tersebut diambil usai rumah sakit melakukan pemeriksaan internal terhadap yang bersangkutan.

Dokter Tamara sebelumnya menjadi sorotan setelah menuliskan komentar "banyakin duit halal" pada unggahan pasien BPJS bernama Yurizal Tri Chaerawan yang mengeluhkan belum mendapatkan ruang rawat inap meski telah menunggu selama delapan jam.

Humas RS Pusri, Diah Dwi Anugrah, mengatakan manajemen telah memanggil dokter Tamara sebelum akhirnya memutuskan menghentikan kerja sama sebagai dokter mitra rumah sakit.

"Sebagai bagian dari mekanisme pembinaan dan penegakan tata kelola organisasi, manajemen telah melakukan pemanggilan kepada dokter yang bersangkutan. Setelah melalui proses tersebut, manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan dr @tamdjs sebagai dokter mitra RS Pusri," kata Diah dalam keterangan resmi, Jumat (7/8).

Menurut Diah, keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga profesionalisme dan memastikan seluruh tenaga kesehatan mematuhi standar etika profesi.

"Langkah ini merupakan komitmen kami dalam menegakkan profesionalisme dan tata kelola yang baik, sekaligus memastikan seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan di RS Pusri mematuhi standar etika dan aturan yang berlaku," ujarnya.

RS Pusri juga menegaskan polemik di media sosial tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit memastikan seluruh pasien tetap memperoleh pelayanan secara profesional tanpa membedakan latar belakang maupun status kepesertaan.

"Prinsip pelayanan yang setara merupakan nilai yang terus kami junjung dalam setiap aspek pelayanan di RS Pusri," katanya.

Di sisi lain, dokter Tamara telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah video. Ia mengaku menyesali unggahannya dan meminta maaf kepada masyarakat serta seluruh pihak yang terdampak.

"Pertama, kepada Tuhan saya memohon ampun atas dosa, salah, dan khilaf saya selama ini. Yang kedua, saya minta maaf kepada warga Threads atas tulisan saya yang telah menyinggung hati warga Threads," kata Tamara.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, keluarga, rekan kerja, serta institusi yang ikut terkena dampak akibat unggahan tersebut.

Baca Juga: Menkes Budi Sedih Dokter Hina Pasien BPJS, KKI Kantongi 10 Nama Nakes Diduga Nirempati

"Apa yang saya tulis murni berasal dari diri saya sendiri. Karena itu, saya memohon maaf kepada keluarga, kerabat, rekan-rekan saya, serta institusi yang menaungi saya karena mereka ikut terdampak," ujar Tamara.

"Hal ini menjadi pelajaran bagi saya dan insyaallah akan menjadi perbaikan untuk saya ke depannya. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi, salam sejahtera," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy