Kredit Foto: BPMI
Istana mengungkap ada banyak nama yang sedang dipertimbangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI). Sejumlah kandidat bahkan disebut sudah dipanggil langsung untuk bertemu dan berdiskusi dengan Presiden.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa proses penjaringan calon Gubernur BI sudah berjalan. Namun, ia masih merahasiakan siapa saja nama yang telah dipanggil Prabowo.
"Ada. Ada lah. Ada sudah dipanggil," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Prasetyo mengatakan kandidat yang masuk pertimbangan Presiden tidak hanya satu atau dua nama. Saat ditanya mengenai sejumlah nama yang beredar, ia menegaskan masih banyak kandidat yang sedang dipertimbangkan.
"Ada beberapa nama, banyak. Banyak," kata Prasetyo.
Salah satu nama yang secara terbuka dikonfirmasi masuk dalam pembahasan Prabowo adalah Destry Damayanti. Prasetyo memastikan nama Destry menjadi salah satu kandidat yang sedang dipertimbangkan untuk menduduki posisi Gubernur BI.
"Kalau pertanyaannya apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti itu, sebagai salah satu yang dibahas lah gitu ya," ujar Prasetyo.
Masuknya nama Destry dalam bursa Gubernur BI menjadi salah satu kandidat yang sejauh ini mendapatkan konfirmasi langsung dari Istana. Namun, pemerintah belum memberikan gambaran mengenai siapa yang paling berpeluang mendapatkan kepercayaan Prabowo.
Selain Destry, nama mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad juga sempat ditanyakan kepada Prasetyo. Namun, Menteri Sekretaris Negara tersebut tidak memberikan konfirmasi mengenai posisi Muliaman dalam bursa kandidat.
Baca Juga: Istana Bantah Surpres Pergantian Kapolri dan Gubernur BI Sudah Dikirim ke DPR
Prasetyo hanya kembali menegaskan bahwa jumlah nama yang sedang dipertimbangkan Presiden cukup banyak. Dengan demikian, komposisi kandidat Gubernur BI masih terbuka dan belum mengerucut pada satu nama.
Proses tersebut berlangsung menjelang berakhirnya masa jabatan Gubernur BI Perry Warjiyo. Presiden nantinya akan menentukan nama yang akan diajukan untuk mengisi posisi pimpinan bank sentral tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Untuk saat ini, Istana masih memilih tidak membuka seluruh kandidat yang telah masuk dalam radar Presiden. Pertemuan dengan sejumlah calon menunjukkan proses seleksi mulai bergerak, tetapi keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin BI masih menunggu tahapan berikutnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: