Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Netanyahu Ngotot Tolak Rencana Damai Gaza, Trump: Hubungan Kami...

Netanyahu Ngotot Tolak Rencana Damai Gaza, Trump: Hubungan Kami... Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump buka suara setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak rencana perdamaian Gaza. Trump memastikan hubungannya dengan Netanyahu masih baik meski terdapat perbedaan sikap terkait proposal tersebut.

Pernyataan Trump disampaikan pada Senin (10/8/2026) setelah seorang jurnalis menanyakan persoalan tersebut di Gedung Putih. Trump tidak menjelaskan lebih jauh mengenai perbedaan pandangan dengan Netanyahu.

Sehari sebelumnya, Netanyahu secara terbuka menolak rencana 15 poin untuk mengakhiri perang di Gaza. Ia menegaskan militer Israel tidak akan menarik pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti.

“Militer Israel tidak akan melakukan penarikan apa pun sampai Hamas benar-benar dilucuti,” kata Netanyahu.

Netanyahu juga menolak gagasan pembentukan negara Palestina. Ia menyatakan tidak akan ada negara Palestina selama dirinya masih menjabat sebagai perdana menteri Israel.

Rencana yang disusun Board of Peace itu mengatur penyerahan senjata oleh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya. Sebagai imbalannya, Israel akan menarik pasukannya dari Gaza secara bertahap.

Rancangan tersebut dirilis secara resmi pada 31 Juli 2026. Netanyahu kemudian menyatakan dirinya tidak menyetujui isi proposal tersebut sebelum akhirnya menolaknya secara terbuka pada Minggu (9/8/2026).

Baca Juga: Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza, Ini Isi Lengkap Dokumen yang Disetujui Hamas

Penolakan Netanyahu muncul di tengah tekanan dari kelompok sayap kanan Israel. Sejumlah anggota kabinetnya bahkan mendesak Netanyahu membatalkan rencana tersebut.

Meski mendapat penolakan dari Netanyahu, Board of Peace menyatakan rencana tersebut belum dibatalkan. Pembahasan dengan pemerintah Israel juga masih terus berlangsung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy