Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dana IPO RANS Rp429 Miliar, Mulai Digunakan untuk Bayar Utang

Dana IPO RANS Rp429 Miliar, Mulai Digunakan untuk Bayar Utang Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) mulai menggunakan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Dari total dana sebesar Rp429,25 miliar yang diperoleh pada 10 Juli 2026, perseroan baru menggunakan sebagian dananya untuk membayar utang.

Direktur Utama RANS, Nagita Slavina mengatakan proses penggunaan dana IPO masih berlangsung dan mengacu pada rencana yang telah disampaikan dalam prospektus.

"Untuk dana IPO sendiri, sebenarnya yang baru direalisasikan itu adalah pelunasan utang. Ini sekarang semuanya masih on going, sesuai dengan prospektus," kata Nagita di Jakarta, seperti diberitakan Selasa (11/8/2026).

Dalam prospektus, RANS menetapkan sekitar Rp29,95 miliar atau 6,98% dari dana IPO untuk membayar kredit investasi. Adapun dana yang diperuntukkan bagi ekspansi bisnis lainnya belum seluruhnya direalisasikan.

Ekspansi Bisnis Intellectual Property (IP)

RANS mengalokasikan dana IPO untuk mengembangkan bisnis berbasis Intellectual Property (IP), termasuk konser, Cipungland, akuisisi, dan bisnis kecerdasan buatan (AI). Perseroan juga bekerja sama dengan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dalam pengembangan RANS Carnival dan Cipungland di Lombok.

Nagita menyebut ekspansi tersebut diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga: Kejutkan Pasar! Direktur Emiten Milik Raffi Ahmad (RANS) Mengundurkan Diri Usai IPO

Baca Juga: Emiten Raffi Ahmad dan Jogi Hendra Atmadja Bidik Pasar Baru Lewat Bisnis IP

Baca Juga: BEI Soroti Pergerakan MCAS dan FUTR, Investor Diminta Waspada

Berdasarkan prospektus, sebesar Rp161,5 miliar atau 37,61% dana IPO digunakan untuk konser, sebesar Rp85 miliar atau 19,80% untuk mengakuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia, dan sebesar Rp80 miliar atau 18,64% untuk Cipungland.

Selain itu, sebesar Rp35 miliar atau 8,15% dialokasikan untuk pengembangan AI bersama PT Feedloop Global Teknologi, serta Rp37,8 miliar atau 8,82% disiapkan sebagai modal kerja.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri