Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Megawati Curhat, Prabowo Tertawakan Usulannya Soal MBG

Megawati Curhat, Prabowo Tertawakan Usulannya Soal MBG Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkap momen ketika dirinya menyampaikan langsung saran ke Presiden Prabowo Subianto soal Makan Bergizi Gratis (MBG).

Megawati mengaku mengusulkan agar menu program tersebut dibuat lebih beragam karena negara ini memiliki kekayaan kuliner yang sangat luas. Ia mengatakan dirinya sengaja menyampaikan masukan tersebut secara langsung karena melihat persoalan tersebut dari sudut pandang seorang ibu.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Saya Akui Keterkenalan di Media Sosial Tak Sebanding dengan Kinerja

"Dari zaman dulu, Mas, saya bilang makanannya saya lihat kok itu-itu aja toh," kata Megawati, dikutip Rabu (12/8/2026).

Menurut Megawati, kondisi tersebut sebenarnya dapat diatasi dengan memanfaatkan keberagaman makanan khas dari Indonesia. Setiap daerah memiliki kekayaan kuliner yang dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan menu dari MBG. Ia bahkan memberikan contoh makanan yang sangat dikenal masyarakat, yakni rendang.

"Loh iya kan daerah kita ini macam-macam ya. Mau ada rendang sekali-kali," ungkap.

Menurutnya, anak-anak di berbagai daerah dapat mengenal lebih banyak makanan khas lokal melalui menu yang disajikan dalam program pemerintah tersebut.

Namun, ada momen yang kemudian menjadi bagian menarik dari cerita Megawati. Ia mengatakan Prabowo merespons usulan tersebut dengan tertawa. Meski demikian, ia tetap mempertahankan pandangannya bahwa variasi menu merupakan sesuatu yang layak diperhatikan dalam pelaksanaan MBG.

"Bener dong. Kan cuma itu-itu aja toh," kata Megawati.

MBG sendiri memiliki cakupan yang luas dan menyasar pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak serta kelompok penerima manfaat lainnya. Karena itu, pembahasan mengenai menu tidak hanya menyangkut selera makanan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas dan kecukupan gizi.

Baca Juga: Belum Semua Hal Terungkap Soal Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Akan Bongkar Minggu Ini

Indonesia di sisi lain memiliki ratusan tradisi kuliner dengan bahan pangan dan cita rasa yang berbeda. Jika dikelola dengan perencanaan yang tepat, keberagaman tersebut dapat menjadi sumber variasi menu tanpa menghilangkan tujuan utama program MBG.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar