Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Menjaga Keuangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Ini Tiga Strateginya

Menjaga Keuangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Ini Tiga Strateginya Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketidakpastian ekonomi menjadi bagian dari dinamika yang dihadapi masyarakat dan dunia usaha. Perkembangan geopolitik, volatilitas pasar keuangan, perubahan kebijakan ekonomi global, hingga perkembangan teknologi dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan keputusan finansial.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta menutup peluang pertumbuhan. Indonesia dinilai masih memiliki fundamental ekonomi yang relatif kuat. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61% pada kuartal I 2026, sementara sejumlah lembaga internasional masih memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5% dalam beberapa tahun ke depan.

Anggota Dewan Ekonomi Nasional Republik Indonesia Chatib Basri, dalam acara Risk Awareness Series 2026 yang diselenggarakan Prudential Indonesia di Jakarta pada 22 Juli 2026, mengatakan ketidakpastian perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika ekonomi.

Sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan antara lain ketidakpastian geopolitik, volatilitas harga komoditas, pelemahan permintaan masyarakat, serta tekanan terhadap nilai tukar dan pasar keuangan.

Dari sisi investasi, President Director Schroders Indonesia Michael T. Tjoajadi menilai volatilitas merupakan bagian dari siklus ekonomi. Karena itu, perubahan kondisi pasar tidak semestinya menjadi alasan untuk menunda perencanaan investasi.

Investor perlu menyesuaikan strategi dengan tujuan keuangan jangka panjang, antara lain melalui diversifikasi portofolio dan evaluasi berkala sesuai profil risiko serta kondisi pasar.

Sementara itu, Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi menilai pengelolaan risiko menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ketahanan finansial. Perencanaan keuangan, menurutnya, perlu mempertimbangkan keseimbangan antara pertumbuhan aset dan perlindungan terhadap risiko yang dapat memengaruhi kondisi finansial individu maupun keluarga.

Berdasarkan pemaparan dalam Risk Awareness Series 2026, terdapat sejumlah prinsip yang dapat diterapkan masyarakat untuk menjaga kondisi finansial di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pertama, mempertahankan fokus pada tujuan keuangan jangka panjang. Perubahan pasar dalam jangka pendek sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan finansial. Strategi keuangan perlu tetap mengacu pada tujuan yang ingin dicapai.

Kedua, melakukan diversifikasi aset. Masyarakat dapat membangun portofolio yang terdiri atas tabungan, investasi jangka panjang, dan instrumen keuangan lainnya sesuai kebutuhan serta profil risiko. Portofolio juga perlu dievaluasi secara berkala agar tetap sesuai dengan kondisi ekonomi dan tujuan finansial.

Ketiga, menyiapkan perlindungan terhadap risiko kesehatan dan jiwa. Perlindungan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kondisi tidak terduga yang berpotensi mengganggu rencana keuangan individu maupun keluarga.

Perencanaan keuangan dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan akumulasi aset, tetapi juga kemampuan mempertahankan kondisi finansial ketika menghadapi risiko di masa depan.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Singapura Melesat karena Investasi AI

Dalam konteks tersebut, asuransi menjadi salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk melengkapi perencanaan keuangan melalui perlindungan terhadap risiko kesehatan dan jiwa.

Prudential Indonesia menyatakan komitmennya untuk mendukung ketahanan finansial masyarakat melalui produk perlindungan jiwa dan kesehatan, layanan nasabah, literasi keuangan, serta penerapan manajemen risiko.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Risk Awareness Series 2026 yang mempertemukan ekonom dan praktisi industri untuk membahas perkembangan ekonomi serta pentingnya pemahaman risiko dalam pengambilan keputusan finansial.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: