Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Literasi keuangan penting diberikan kepada anak untuk membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik. Orang tua disarankan untuk mengajarkan konsep-konsep keuangan sejak dini. Sebab, pengalaman keuangan anak akan dimulai ketika telah diberikan uang saku.
Penelitian David Whitebread dan Sue Bingham dari University of Cambridge menemukan bahwa kebiasaan finansial seseorang dimulai pada usia tujuh tahun. Ini membuktikan bahwa literasi keuangan perlu diberikan sejak anak-anak untuk membekali pengetahuan pengelolaan uang dan cara penggunaannya.
Manfaat Literasi Keuangan bagi Anak
Literasi keuangan yang diberikan kepada anak sejak dini akan memberikan banyak manfaat. Melansir laman Mydoh, manfaat literasi keuangan bagi anak adalah sebagai berikut.
1. Menghargai uang
Literasi keuangan mengajarkan anak bahwa uang didapatkan dari kerja keras dan kesabaran dalam bekerja. Sehingga anak akan menggunakan uang dengan hati-hati dan tidak menghabiskannya untuk keperluan kurang penting.
2. Membantu anak memahami kebutuhan dan keinginan
Literasi keuangan memberikan pemahaman pada anak mengenai perbedaan kebutuhan (makanan, pakaian, tempat tinggal) dan keinginan (burger ukuran besar, ponsel keluaran terbaru). Pemahaman ini membantu anak untuk menyeimbangkan kebutuhan dan keinginan, sehingga mereka akan memprioritaskan kebutuhan terlebih dahulu.
3. Menabung untuk masa depan
Literasi keuangan mengajarkan anak menabung uang yang dimilikinya untuk keperluan di masa yang akan datang. Pada awalnya anak akan menabung uang untuk membeli barang-barang yang diinginkannya, seperti mainan, jajanan, dan hal lainnya.
Namun seiring berjalannya waktu, anak akan memahami konsep kebutuhan dan mulai menabung untuk keperluan masa depannya. Seperti untuk tambahan uang kuliah, membeli buku, atau untuk keperluan penting lainnya.
4. Menghindari utang dan penipuan
Pemahaman keuangan membuat anak memahami bahwa utang adalah hal yang harus dihindari, karena dapat merugikan diri sendiri. Selain itu, anak yang memahami konsep uang maka akan terhindar dari penipuan yang biasanya menawarkan keuntungan semu. !-- pagebreak --
Tips Memberikan Literasi Keuangan pada Anak
Mengajarkan literasi keuangan pada anak akan lebih mudah dilakukan dengan mengikuti tips berikut ini!
1. Ajak anak berbelanja
Jelaskan pada anak cara berbelanja di toko, mulai dari cara memilih barang yang, anggaran yang dimiliki, hingga tahap pembayaran.
Pada kesempatan berikutnya, beri anak uang Rp5.000 untuk dibelanjakan sendiri. Biarkan anak memilih barang dengan harga yang sesuai dan membayarnya. Sehingga anak akan mempelajari cara berbelanja dengan anggaran terbatas.
2. Mainkan permainan yang melibatkan uang
Ajak anak bermain Monopoli dan ajari anak tentang cara menganggarkan uang untuk membeli rumah atau hotel dalam permainan. Hal ini akan mengajarkan anak perencanaan keuangan untuk membeli beberapa barang.
Baca Juga: Kenapa Menyisihkan Uang untuk Dana Darurat itu Penting?
3. Ajak anak menabung
Ajari anak untuk menggunakan uang saku dengan bijak. Berikan pemahaman bahwa menyisihkan sebagian untuk ditabung adalah hal yang penting.
Ajak anak untuk membuat perencanaan keuangan dengan menganggarkan setiap pengeluaran, sehingga ada uang yang tersisa untuk ditabung.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: