Kredit Foto: The Sounds Project
Massa mendatangi sebuah rumah yang disebut sebagai tempat tinggal MC yang memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha berhadiah minuman keras (miras) dalam konser The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.
Kapolsek Rawalumbu Kompol Akhmadi mengatakan rumah yang didatangi massa bukan merupakan tempat tinggal MC tersebut. Rumah itu merupakan kediaman orang tua sang MC yang telah meninggal dunia.
Meski demikian, Akhmadi menyebut MC tersebut sesekali masih datang ke rumah tersebut.
"Jadi itu adalah rumah orang tuanya, tapi orang tuanya meninggal, tapi dia suka ke situ,” ujar Akhmadi.
Menurut Akhmadi, MC yang dicari massa tidak berada di rumah tersebut saat massa datang.
Massa diketahui mendatangi rumah itu sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka merasa resah setelah aksi sang MC dalam kegiatan promosi minuman keras tersebut viral di media sosial.
Aksi promosi itu dilakukan dalam rangkaian konser The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung ditantang menghafalkan atau membacakan Surah Ad-Dhuha untuk mendapatkan produk minuman keras secara gratis.
Tantangan tersebut kemudian menuai kontroversi karena promosi minuman keras menggunakan aktivitas yang berkaitan dengan hafalan Al-Qur’an.
Aksi itu ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta juga meminta kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam kegiatan hiburan di Jakarta.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena aktivitas promosi produk minuman keras dinilai telah membawa simbol dan aktivitas keagamaan sebagai bagian dari materi promosi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: