Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Punya 46% Cadangan Nikel Dunia, Rosan Pastikan Molinas Pakai Baterai Lokal

Indonesia Punya 46% Cadangan Nikel Dunia, Rosan Pastikan Molinas Pakai Baterai Lokal Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Warta Ekonomi, Jakarta -

Motor Listrik Nasional (Molinas) akan mengandalkan baterai berbasis nikel (nickel-based battery) yang diproduksi dari hasil hilirisasi mineral di dalam negeri.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan strategi tersebut didukung oleh besarnya cadangan nikel nasional yang mencapai sekitar 46% dari total cadangan dunia.

Menurut Rosan, Indonesia tidak hanya memiliki sumber daya mineral, tetapi juga kapasitas industri untuk mengolah nikel menjadi komponen utama kendaraan listrik, mulai dari sel baterai (cell battery) hingga paket baterai (battery pack).

"Baterai untuk Motor Listrik Nasional ini akan kami dorong secara penuh menggunakan nickel-based battery. Karena nikel, kita ketahui bersama, 46% cadangan nikel dunia ada di Indonesia," ujar Rosan saat peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Kamis (13/8/2026).

Rosan mengatakan pengembangan Molinas merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat kemandirian industri nasional melalui program hilirisasi.

Ia menilai Indonesia kini tidak lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mulai membangun rantai pasok kendaraan listrik secara terintegrasi, mulai dari pengolahan nikel hingga produksi baterai.

"Kita mempunyai teknologi, kita mempunyai kemampuan, sehingga karya anak bangsa ini bisa berkembang. Hilirisasi nikel menjadi cell battery dan battery pack akan mendukung produksi Molinas ke depan," katanya.

Menurut dia, seluruh komponen utama yang dibutuhkan untuk membangun industri motor listrik nasional telah tersedia di dalam negeri.

"Kalau kita lihat, ingredient-nya atau resepnya untuk motor listrik nasional ini semuanya ada di Indonesia," ujarnya.

Pasar Motor Capai 140 Juta Unit

Selain didukung ketersediaan bahan baku, Rosan juga menyoroti besarnya pasar kendaraan roda dua di Indonesia.

Ia mengungkapkan populasi sepeda motor di Indonesia saat ini mencapai sekitar 140 juta unit, sehingga membuka peluang besar bagi pengembangan kendaraan listrik nasional.

Baca Juga: Rosan Ungkap James Riady Janji Borong 20.000 Molinas

Baca Juga: Prabowo Akan Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional MOLINAS di Cikarang

Baca Juga: Mengenal Len, BUMN yang Ditunjuk Prabowo jadi Pengembang Ekosistem Motor Listrik Nasional

Menurutnya, kolaborasi pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam membangun industri kendaraan listrik yang berdaya saing.

"Molinas adalah kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan perusahaan nasional dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi Indonesia," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri