Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Keliru, Kabar yang Menyebut Rektor UGM Mengundurkan Diri Usai Nyatakan Ijazah Jokowi Palsu

Keliru, Kabar yang Menyebut Rektor UGM Mengundurkan Diri Usai Nyatakan Ijazah Jokowi Palsu Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Beredar klaim di media sosial yang menyebut Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Ova Emilia mengundurkan diri setelah mengakui ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) palsu. Klaim tersebut dipastikan tidak benar.

Narasi mengenai pengunduran diri Ova Emilia beredar di sejumlah platform media sosial dan menyebut Ova mundur setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak permohonan banding UGM terkait keterbukaan informasi dokumen akademik Jokowi.

Dalam narasi yang beredar, PTUN disebut menguatkan putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) pada 10 Maret 2026 yang menyatakan salinan ijazah dan transkrip nilai Jokowi sebagai informasi terbuka.

Namun, putusan PTUN tersebut tidak menjadi bukti bahwa Ova Emilia mengundurkan diri ataupun pernah menyatakan ijazah Jokowi palsu.

Ova Emilia hingga artikel ini dipublikasikan masih aktif menjabat sebagai Rektor UGM. Tidak terdapat keterangan yang menunjukkan bahwa Ova telah mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Selain itu, tidak benar bahwa Ova Emilia pernah mengakui ijazah Jokowi palsu. Klaim mengenai pengakuan tersebut tidak didukung oleh pernyataan resmi Ova maupun UGM.

Dengan demikian, klaim yang menyebut "Rektor UGM Ova Emilia mengundurkan diri setelah menyatakan ijazah Jokowi palsu adalah tidak benar".

klaim Ova Emilia mundur sebagai Rektor UGM setelah mengakui ijazah Jokowi palsu merupakan informasi keliru yang mencampurkan fakta mengenai sengketa keterbukaan informasi dengan narasi yang tidak terbukti.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat