Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kembalikan ke Roy Suryo, UGM Soal Ijazah Jokowi: Keraguan Itu Dimulai dari Mana Kalau Bukan dari Yang Menuduh?

Kembalikan ke Roy Suryo, UGM Soal Ijazah Jokowi: Keraguan Itu Dimulai dari Mana Kalau Bukan dari Yang Menuduh? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) merespons kembali keraguan sebagian publik terkait keaslian ijazah dan rekam akademik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. mengatakan, pihak yang mempertanyakan keaslian dokumen semestinya menunjukkan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

Menurut Ova, keraguan terhadap keaslian ijazah seharusnya disertai bukti pembanding yang jelas. Dengan demikian, pihak yang membuat tuduhan perlu menunjukkan bukti fisik yang mereka klaim sebagai dokumen asli atau bukti bahwa dokumen yang dimiliki pihak lain adalah palsu.

"Keraguan itu dimulai dari mana gitu loh. Tentunya kan yang meragukan itu yang mestinya justru dia yang mengklaim, misalnya yang menunjukkan bahwa ini loh punya saya yang asli atau punya kamu yang palsu. Berarti yang bersangkutan yang menuduhkan itu yang perlu menyampaikan hal tersebut," kata Ova dalam siaran klarifikasi di kanal YouTube resmi UGM.

Ova menjelaskan, UGM memiliki dokumen akademik yang mencatat perjalanan pendidikan Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM.

Menurut dia, dokumen tersebut menunjukkan Jokowi masuk sebagai mahasiswa, menjalani proses pendidikan hingga lulus dan menerima ijazah pada 1985.

"Sedangkan bagi kami di institusi pendidikan, kami mempunyai bukti dokumen tentang otentisitas kebenaran dari Bapak Joko Widodo adalah masuk sebagai mahasiswa di UGM, berproses, dan kemudian juga mendapatkan ijazahnya pada saat wisuda di tahun 1985," ujar Ova.

Ia juga meminta agar peran institusi pendidikan tidak dicampuradukkan dengan polemik yang berkembang di ruang publik.

Baca Juga: UGM Akui Aturan Kelulusan Jokowi 'Berbeda', Bahas Soal PDDikti

Ova menegaskan, UGM dapat memastikan proses akademik Jokowi sejak masuk hingga lulus. Termasuk penerimaan ijazah asli saat wisuda pada November 1985.

"Jadi saya kira mesti kita bagi lah. Jangan merancukkan antara pertanyaan tentang asli atau palsu kepada institusi pendidikan. Yang bisa kami pastikan adalah Bapak Joko Widodo masuk, berproses, lulus, dan menerima ijazah aslinya pada saat wisuda di bulan November 1985," pungkasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat