Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Singapura Resmi Persingkat Ibadah Salat Jumat Imbas Kabut Asap Karhutla Indonesia

Singapura Resmi Persingkat Ibadah Salat Jumat Imbas Kabut Asap Karhutla Indonesia Kredit Foto: Antara/Auliya Rahman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) mempersingkat durasi khutbah Salat Jumat mulai pekan ini. Kebijakan tersebut diambil karena cuaca panas dan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak ke Singapura.

MUIS menyebut keputusan itu bertujuan menjaga kenyamanan jemaah selama kondisi cuaca yang menantang. "Mulai pekan ini, sesi khutbah Jumat akan dipersingkat untuk membantu menjaga kenyamanan jemaah selama kondisi cuaca yang menantang ini," demikian pernyataan MUIS.

Khutbah Jumat untuk sementara dipangkas menjadi kurang dari empat halaman. Sebelumnya, materi khutbah biasanya mencapai enam hingga tujuh halaman.

MUIS berharap kebijakan tersebut membuat jemaah lebih nyaman saat berkumpul dan menjalankan ibadah. Khutbah Jumat disusun Kantor Mufti MUIS di bawah bimbingan mufti.

Kebijakan ini diberlakukan saat suhu maksimum harian Singapura pada paruh kedua Agustus diperkirakan mencapai 33-34 derajat Celsius. Salat Jumat juga berlangsung setelah pukul 13.00 waktu setempat.

Baca Juga: Media Malaysia Sorot Upaya Pemerintah Tangani Kabut Asap Imbas Karhutla Kalimantan

Singapura menjadi salah satu negara yang berpotensi terdampak kabut asap karhutla Indonesia. Titik panas dan kepulan asap telah terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatra serta Kalimantan.

Jika kebakaran semakin meluas, asap berpotensi menyelimuti Singapura. Malaysia juga mulai merasakan dampaknya dengan sejumlah wilayah mencatat tingkat polusi udara tinggi pada Minggu (23/8).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: