Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wamen Nezar: Digitalisasi UMKM Tak Cukup Go Digital, Harus Go Produktif dan Kompetitif

Wamen Nezar: Digitalisasi UMKM Tak Cukup Go Digital, Harus Go Produktif dan Kompetitif Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai arah digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu mengalami perubahan. Menurutnya, pelaku usaha tidak cukup hanya masuk ke platform digital, tetapi harus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Nezar mengatakan perubahan arah tersebut diperlukan seiring penetrasi internet Indonesia yang telah mencapai 80,6%. Menurutnya, konektivitas digital perlu menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih nyata bagi masyarakat.

“Kalau dulu kita masih pakai bendera go digital, UMKM go digital, sekarang saya kira kita harus mengarah kepada go produktif dan go kompetitif,” ujar Nezar di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Nezar, platform digital seharusnya tidak berhenti menjadi sarana bagi UMKM untuk hadir secara daring. Teknologi perlu dimanfaatkan untuk memperluas kegiatan usaha sekaligus membantu pelaku UMKM meningkatkan skala bisnis.

Ia mengatakan sudah terdapat sejumlah contoh UMKM yang berhasil berkembang setelah memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Bahkan, sebagian pelaku usaha telah mampu memperluas pasar hingga ke tingkat global.

Baca Juga: Bank Indonesia Dorong UMKM Manfaatkan Limbah Jadi Peluang Ekonomi Sirkular

Baca Juga: Perempuan Kuasai 64,5% UMKM Indonesia, BI Minta Akses Keuangan Diperkuat

Baca Juga: Menteri UMKM Ungkap Rencana Baru untuk Driver Ojol: Tak Lagi Cuma Andalkan Orderan

“Ada banyak sekali contoh-contoh yang bisa kita lihat, dengan adanya go produktif dan go kompetitif melalui platform digital ini, sejumlah UMKM naik kelas, sejumlah UMKM juga bisa besar. Dan ada banyak yang sudah go global juga,” jelasnya.

Nezar menilai peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan masing-masing pelaku usaha. Kolaborasi dan penguatan ekosistem juga diperlukan agar UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan penguatan ekosistem tersebut, digitalisasi diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah UMKM yang masuk ke platform digital, tetapi mampu mendorong lebih banyak usaha untuk naik kelas, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri