Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Pegiat media sosial Mazdjo Pray mengungkapkan tiga pilihan pahit yang mungkin dihadapi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelamatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar bisa kembali maju di Pilpres 2029.
Pertama, pilihan A yaitu Gibran kembali menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Jokowi bahkan pernah menyatakan dukungan agar pasangan Prabowo–Gibran berlanjut dua periode.
"Pilihannya A, Prabowo Gibran dua periode. Karena ini memang sudah kencang sekali ya omongin oleh Jokowi ya," ujarnya dalam kanal YouTube YouthTV Indonesia, dikutip Senin (24/8).
Pilhan B, Gibran maju sendiri sebagai calon presiden. Namun, menurut Mazdjo, jika tanpa figur pendamping yang kuat, surveinya berpotensi anjlok.
Kemudian pilihan C, mencari figur calon presiden (capres) dengan elektabilitas tinggi untuk digandeng, sementara Gibran tetap menjadi cawapres. Usia Gibran yang baru menjelang 40 tahun dinilai masih ideal untuk posisi tersebut.
"Nah, kalau pakai angkanya SMRC hari ini nama yang mungkin layak digandeng oleh Jokowi atau mungkin juga sudah diincer saya tidak tahu itu adalah Dedi Mulyadi," tandasny.
Sebagai informasi, dalam survei elektabilitas calon presiden terbaru yang dirilis oleh SMRC dan Indikator Politik Indonesia pada akhir Juli 2026, Dedi Mulyadi unggul atas Prabowo.
Baca Juga: Denny Indrayana: Suket Penyetaraan Gibran Bisa Batal Tanpa Bukti Ijazah
Dalam simulasi semi terbuka SMRC, Dedi menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 35%, sedangkan Prabowo berada di posisi kedua dengan 14,5%. Dalam simulasi head to head, keunggulan Dedi melebar hingga 59% berbanding 28,3% untuk Prabowo.
Indikator Politik Indonesia juga mencatat Dedi memimpin dalam simulasi elektabilitas. Meski tingkat pengenalan publik terhadap Prabowo lebih tinggi (98,8% vs 88,2%), tingkat kesukaan responden terhadap Dedi jauh lebih unggul, yakni 88,3% dibanding Prabowo yang hanya 68,1%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: