Gubernur NTT Minta Arahan Presiden soal Bantuan Swasta Bangun 500 Rumah Korban Gempa
Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meminta arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak gempa bumi, terutama di wilayah yang kondisi kebencanaannya mulai relatif stabil.
Hal tersebut disampaikan Melki saat Rapat Peninjauan Penanganan Gempa Bumi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026).
Melki mengatakan, sejumlah daerah seperti Sikka mulai menunjukkan kondisi yang lebih normal. Sebagian pengungsi bahkan telah kembali ke rumah dan mulai menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Memang beberapa daerah seperti Sikka itu pengungsi sudah mulai balik ke rumah. Memang ada juga yang masih tetap (mengungsi). Pusat gempa ini bergeser terus," ujar Melki.
Baca Juga: Soal Gempa NTT, Prabowo: Saya Sengaja Tidak Mau Datang di Awal Karena...
Menurut dia, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu memastikan kapan warga di wilayah yang relatif stabil dapat kembali beraktivitas secara normal, termasuk memperbaiki maupun membangun kembali rumah yang rusak akibat gempa.
"Jadi saya minta arahan Presiden karena yang sudah normal ini apakah sudah bisa aktivitas, bisa memperbaiki rumah. Ada juga yang mengusulkan apakah sudah bisa membangun, terutama yang rusak berat mau bangun baru," katanya.
Melki juga mengungkapkan adanya dukungan dari pihak swasta untuk membantu pembangunan rumah warga terdampak gempa. Salah satunya berasal dari pengusaha nasional Chairul Tanjung melalui Agung Sedayu Group, yang disebut berencana membantu pembangunan sekitar 500 rumah.
"Ada juga swasta yang mau bantu, misalnya kemarin Agung mau bantu 500 rumah. Katanya minggu depan kalau memang sudah bisa, mau ingin langsung dibuka," ujar Melki.
Dia mengatakan pemerintah daerah siap mendukung bantuan dari pihak swasta maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
Melki juga menyebut adanya rencana bantuan dari sejumlah pihak lain yang diharapkan dapat mulai bergerak pada pekan depan. Karena itu, dia meminta kepastian mengenai kondisi wilayah yang sudah relatif stabil agar proses pembangunan kembali dapat segera dimulai.
Menurut Melki, kepastian tersebut penting agar masyarakat tidak terus berada dalam kondisi trauma dan dapat secara bertahap kembali menjalankan aktivitas normal.
"Apakah sudah bisa memungkinkan agar tidak trauma, bagi daerah yang relatif stabil apakah sudah bisa aktivitas normal untuk bangun rumah," kata Melki.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: