Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Soal Isu Percepatan Prabowo Sebelum 2029, Eks Ketum Demokrat: Karena Ada Pak Jokowi di Situ

Soal Isu Percepatan Prabowo Sebelum 2029, Eks Ketum Demokrat: Karena Ada Pak Jokowi di Situ Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pernyataan kontroversial Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai insting politik wacana percepatan masa pemerintahan sebelum Pemilu 2029 terus memancing reaksi berbagai tokoh.

Kali ini, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, turut angkat bicara memberikan perspektifnya.

Alih-alih ikut memanaskan suasana, Anas menilai perdebatan terkait ucapan Budi Arie tersebut tidak memiliki urgensi yang tinggi. Ia mengingatkan publik dan elite politik agar tidak terjebak dalam pertengkaran yang tidak produktif.

"Pertengkaran terkait omongan Budi Arie ini bukanlah hal yang penting. Karena hanya akan menjadi 'perdebatan klise' dan 'baku pertuduhan'," ungkap Anas menanggapi polemik tersebut.

Menurut Anas, alih-alih saling tuduh, hal yang jauh lebih krusial untuk dilakukan saat ini adalah menjaga stabilitas dan iklim demokrasi agar tetap sehat.

Ia menggunakan istilah unik untuk menggambarkan langkah ini, yakni perlunya memodifikasi cuaca politik.

"Justru yang tinggi urgensinya adalah bagaimana melakukan 'modifikasi cuaca politik' dengan serius. Normal, berkala, dan damai. Itulah ciri demokrasi yang sehat," tegasnya.

Lebih lanjut, Anas memandang bahwa secara substansi, pernyataan prediksi politik yang dilontarkan Budi Arie sebenarnya adalah hal yang lumrah dibicarakan di tongkrongan para pengamat maupun politisi.

Namun, yang membuat wacana ini meledak menjadi isu panas adalah faktor kehadiran mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di forum tersebut.

"Substansi materi yang disampaikan biasa saja. Lazim menjadi obrolan para pengamat, analis, dan politisi. Tapi, menjadi bahan tafsir yang menarik dan mendalam karena ada Pak Jokowi di forum itu. Monggo ditafsirkan sendiri. Bebas," tambah Anas.

Sebagai informasi, wacana ini bermula saat Budi Arie menyampaikan analisisnya di hadapan forum relawan, saat duduk berdampingan dengan Jokowi.

"Saya sudah bisik ke Pak Jokowi. 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?" ujar Budi Arie.

Dalam pernyataannya, Budi Arie mengaitkan pandangannya dengan sejumlah anomali sosial dan ekonomi yang terjadi belakangan ini.

Ia bahkan menyandingkan eskalasi sosial seperti aksi demonstrasi tandingan di masyarakat dengan situasi memanas menjelang pecahnya Reformasi 1998.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat