Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, tengah menjadi sorotan publik setelah menyinggung kemungkinan Pemilu 2029 digelar lebih cepat di hadapan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Dalam potongan video yang viral, Budi Arie menyebut insting politiknya mengarah pada percepatan pemilu, yang disambut sorakan “Siap!” dari audiens.
"Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ucap Budi Arie yang langsung dijawab seruan "Siap!" dari audiens.
Budi Arie kemudian membandingkan kondisi sosial‑ekonomi saat ini dengan masa transisi Orde Baru ke Reformasi 1997–1999, ketika pemilu digelar lebih cepat pada 1999.
"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun 97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya 99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy," lanjutnya.
Di tengah isu tersebut, jurnalis senior Hersubeno Arief kembali mengungkit pertanyaan Presiden Prabowo Subianto kepada Budi Arie saat penutupan Kongres PSI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (20/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo bertanya kepada Budi Arie yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koperasi, apakah merupakan kader PSI atau Gerindra.
"Saat menghadiri penutupan kongres PSI di Solo 20 Juli 2025, Presiden Prabowo itu ketika menyapa satu per satu para menteri yang hadir, dia masih sempat menyindir Budi Arie. "Menteri Koperasi Saudara Budi Arie Setiadi, ini masuk PSI kok bukan, PSI atau Gerindra?"," ucap Hersu dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Jumat (28/8).
Pertanyaan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya, apakah Prabowo mempertanyakan afiliasi politik Budi Arie yang dikenal dekat dengan PSI, atau menyindir kemungkinan ia sudah bergabung dengan Gerindra.
Baca Juga: Prabowo: Percaya Sama Saya, Indonesia akan Bangkit Luar Biasa, Syaratnya...
"Karena tentu saja Pak Prabowo pasti enggak tahu satu per satu orang yang menjadi anggota Partai Gerindra begitu ya," ucap Hersu.
Tak lama setelah peristiwa itu, tepatnya pada 8 September 2025, Budi Arie dicopot dari Kabinet Merah Putih. Ia digantikan oleh Wakil Menteri Koperasi sekaligus kader Gerindra, Ferry Juliantono.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: